POJOKSATU.id, KARAWANG – Kabar bahagia akhirnya menghampiri Mak Een (62), warga Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur.
Setelah bertahun-tahun tinggal di rumah yang sudah rapuh, harapannya untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak kini mulai terwujud. Renovasi rumahnya resmi dimulai berkat aspirasi yang disampaikan Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin.
Kisah hidup Mak Een yang terus bertahan meski dalam keterbatasan membuat para wakil rakyat tersentuh. Kondisi ekonominya yang pas-pasan serta tempat tinggal yang memprihatinkan membuat perhatian publik mengarah kepadanya.
Rumah Mak Een yang berada di Lingkungan Tanjung RT 024/RW 002 sudah lama membutuhkan perbaikan. Saat tim dari Hes Center datang berkunjung, perempuan lansia itu tak kuasa menahan tangis karena rumahnya akhirnya akan dibangun ulang.
Dengan suara pelan namun penuh rasa syukur, Mak Een menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Ketua DPRD Karawang yang bergerak cepat merespons keluhan warga.
“Saya tidak menyangka, Pak. Saya sudah tua, tidak punya apa-apa, tapi masih ada yang peduli,” ucapnya pada Sabtu (15/11/2025).
Baca Juga: Jengkol di Pasar Johar Karawang Melonjak, Harga Tembus Rp25 Ribu
Ia juga kembali menyampaikan apresiasi kepada H. Endang dan para relawan yang terlibat.
“Terima kasih banyak Pak Haji Endang, Kang Hendra, juga para pemuda Tanjung yang selalu memikirkan lingkungan. Semoga Allah membalas semua kebaikannya,” katanya dengan mata berkaca-kaca.
Sementara itu, Staf Khusus Ketua DPRD Karawang, Hendra Wijaya, S.Psi., M.Si., yang mengawal langsung proses bantuan Rutilahu menyampaikan bahwa pembangunan rumah Mak Een merupakan wujud nyata komitmen H. Endang untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pemilihannya.
Menurut Hendra, bantuan renovasi rumah tersebut berasal dari program aspirasi yang diajukan melalui mekanisme pemerintah daerah.
“Ini bentuk nyata dari tugas dewan dalam menyerap serta menindaklanjuti kebutuhan warga. Pak Haji menegaskan tak boleh ada masyarakat, terutama lansia, tinggal di tempat yang tidak layak,” ujarnya.
Baca Juga: Konflik Kepengurusan Masjid Agung Karawang Makin Memanas
Hendra juga membeberkan bahwa total ada 13 rumah tidak layak huni yang direalisasikan tahun ini. Seluruhnya ditargetkan rampung sebelum tahun anggaran berakhir.
“Semua Rutilahu itu dipastikan selesai tahun ini. Ini bukti komitmen Ketua DPRD untuk menjaga agar warganya bisa hidup di tempat yang manusiawi,” tambahnya.
Selain program Rutilahu, aspirasi H. Endang juga dialokasikan bagi pembangunan sejumlah sarana ibadah. Di antaranya Majlis Ta’lim Syifa’ul Qulubil Ghofilin di Gebang Jaya serta Majlis Ta’lim Babul Khoir di Tanjung.
Hendra memastikan bahwa setiap proses pembangunan akan diawasi dengan ketat agar hasilnya sesuai standar rumah layak huni dan tepat sasaran.
“Kami memastikan pembangunan berjalan optimal. Kisah Mak Een menjadi pengingat bahwa pelayanan publik harus cepat, inklusif, dan menjangkau hingga wilayah pelosok,” tutupnya. ***




