POJOKSATU.id, KARAWANG - Kabupaten Karawang kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Barat. Tim perwakilan Pemerintah Daerah Karawang sukses meraih Juara 1 dalam ajang Dulag Istimewa 2026 yang digelar di Gedung Sate, Bandung.
Kemenangan ini terasa semakin istimewa karena Karawang mampu mempertahankan gelar juara yang sebelumnya juga diraih pada tahun 2025.
Ajang yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut tahun ini memiliki aturan khusus, di mana seluruh peserta wajib berasal dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) di masing-masing daerah.
Baca Juga: Karawang Juara 1 Festival Bedug Jabar, Bupati Aep: Bukti Kekuatan Budaya Daerah
Menariknya, Kabupaten Karawang mengirimkan tim yang terdiri dari tenaga pendidik atau guru Sekolah Dasar. Meski bukan berlatar belakang seniman profesional, kekompakan dan dedikasi mereka mampu mencuri perhatian dewan juri.
Tim tersebut terdiri dari Muhamad Indra Komara, S.Pd.I (PNS Guru SDN Palumbonsari I), Firda (PPPK Guru SDN Palumbonsari II), Enang Solehudin (PPPK Guru SDN Tunggakjati III), serta Agus Safei (PPPK Guru SDN Plawad IV).
Penampilan mereka di atas panggung Gedung Sate dinilai solid, harmonis, serta mampu menghadirkan nuansa religi yang kuat melalui tabuhan dulag yang dinamis dan penuh energi.
Baca Juga: Tampil Memukau, Kecamatan Majalaya Juara 1 Festival Ngadulag Karawang 2026
Perwakilan tim, Indra, mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang diraih. Ia menyebut kemenangan ini merupakan hasil dari kerja keras, latihan intensif, serta dukungan dari berbagai pihak.
“Kami merasa sangat bangga dan penuh rasa syukur. Ini adalah bukti nyata kerja keras, kekompakan, dan dedikasi tinggi dalam melestarikan seni budaya Islami,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan ini bukan sekadar meraih trofi, melainkan bentuk komitmen ASN Karawang dalam menjaga warisan budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Baca Juga: Ribuan Warga Tumpah Ruah di Festival Ngadulag Karawang, Bupati: Saatnya Kembali ke Fitrah
Prestasi ini juga menunjukkan bahwa tradisi dulag sebagai bagian dari budaya religius masyarakat Karawang masih terus terjaga dan berkembang.
Dukungan dari pemerintah daerah, para pembina, serta doa masyarakat menjadi faktor penting yang mendorong tim tampil maksimal di ajang bergengsi tersebut.
Keberhasilan meraih gelar juara dua tahun berturut-turut atau back-to-back ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk lebih mencintai budaya daerah.
Baca Juga: Bupati Karawang Buka Festival Ngadulag di Tiga Lokasi
Selain itu, capaian ini juga menjadi bukti bahwa Karawang tidak hanya unggul dalam sektor industri, tetapi juga memiliki potensi besar dalam bidang seni dan budaya.
“Semoga keberhasilan ini membawa keberkahan, mempererat ukhuwah, serta semakin mengharumkan nama Kabupaten Karawang di berbagai bidang,” pungkasnya.
Dengan prestasi ini, Karawang kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah yang konsisten dalam melestarikan seni budaya Islami di tingkat Jawa Barat. ***




