POJOKSATU.id, KARAWANG – Kelurahan Plawad resmi menjadi pusat kegiatan pengabdian masyarakat bagi para mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Karawang. Puluhan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) mulai diterjunkan, menandai dimulainya program KKN 2025.
Peluncuran program berlangsung hangat dengan antusiasme tinggi. Para mahasiswa disambut oleh Lurah Plawad dan jajaran perangkat kelurahan, yang berharap kedatangan mereka membawa energi baru bagi kemajuan wilayah.
Selama satu bulan ke depan, mahasiswa KKN akan menjalankan berbagai program yang disusun berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan masyarakat. Rencana kerja tersebut lahir dari observasi langsung di lapangan serta diskusi yang intens dengan pihak kelurahan.
Melalui pendekatan kolaboratif, seluruh kegiatan diharapkan mampu menjawab persoalan yang selama ini dihadapi warga Plawad. Program dirancang agar berdampak jangka panjang dan bisa diteruskan setelah masa KKN berakhir.
Pada KKN tahun ini, STT Karawang menetapkan tiga fokus utama. Pertama, pemberdayaan pelaku UMKM lokal melalui pendampingan produk, peningkatan kualitas kemasan, hingga strategi pemasaran digital untuk memperluas pasar.
Fokus kedua menyasar persoalan lingkungan, terutama pengelolaan sampah. Para mahasiswa akan menggencarkan edukasi pemilahan sampah serta mengajak warga untuk menjalankan sistem daur ulang rumah tangga demi menciptakan lingkungan permukiman yang lebih bersih.
Baca Juga: Sosok Polisi Anti KKN Komjen Chryshnanda Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri, Suka Otokritik
Sementara itu, fokus ketiga diarahkan pada peningkatan penerangan umum serta pengembangan potensi lokal. Mahasiswa juga berencana memetakan dan mempromosikan potensi wisata maupun budaya yang selama ini belum tergarap secara maksimal.
Ketua KKN STT Karawang, Faisal, mengatakan bahwa seluruh rangkaian program dirancang untuk menghadirkan manfaat yang benar-benar terasa oleh warga.
“Hari ini kami memulai kegiatan KKN di Kelurahan Plawad. Target kami jelas: menghadirkan perubahan positif dan solusi yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Faisal, Sabtu (22/11/2025).
Ia menambahkan, fokus kerja pada UMKM, pengelolaan sampah, dan penerangan merupakan langkah strategis untuk mendorong Plawad menjadi daerah yang semakin mandiri dan inovatif.
Faisal juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kelurahan dan warga Plawad atas dukungan sejak hari pertama keberangkatan timnya.
“Terima kasih atas sambutan yang luar biasa. Kami berharap program ini berjalan sukses dengan dukungan penuh dari seluruh masyarakat,” tutupnya. ***




