POJOKSATU.id, KARAWANG– Proses penyelesaian lahan untuk pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDM-P) di Desa Anggadita, Kecamatan Klati. Kabupaten Karawang, akhirnya menemukan titik terang. Dalam musyawarah yang berlangsung cukup panjang, warga dan pemerintah desa sepakat mengambil langkah yang mengutamakan kemanusiaan.
Pada forum tersebut, perwakilan warga dan Kepala Desa Anggadita, Asep Wahyudi, berdiskusi soal nasib sejumlah keluarga yang harus meninggalkan lahan desa yang akan digunakan untuk program nasional itu. Usai dialog intens, muncul keputusan pemberian dana bantuan pindahan bagi warga terdampak.
Salah satu tokoh masyarakat, Boboy, mengingatkan bahwa meskipun penarikan aset desa merupakan prosedur resmi, pemerintah desa juga harus mempertimbangkan kondisi warganya yang harus segera mencari tempat tinggal baru.
“Kalau bicara aturan memang benar, Pak. Tapi kita juga harus lihat sisi kemanusiaannya. Mereka bingung harus pindah ke mana,” ujar Boboy mengungkapkan kegelisahan warga. Jumat 5 Desember 2025.
Kepala Desa Anggadita, Asep Wahyudi, tak menampik bahwa desa tidak memiliki anggaran khusus untuk kerohiman karena mekanisme penganggaran harus dilakukan setahun sebelumnya. Namun ia menegaskan bahwa dirinya tidak bisa lepas tangan terhadap warganya.
Baca Juga: KDMP Anggadita Karawang Akan Tetap Dibangun Meski Lahan Masih Dipersoalkan Warga
“Secara aturan kami tidak punya pos anggaran untuk itu. Tapi ini warga saya. Saya tetap harus hadir untuk mereka. Saya tidak bisa mengganti satu per satu secara penuh, tapi saya bisa bantu untuk biaya pindahan,” tegas Asep.
Menurut Asep, langkah memberikan bantuan pindahan ini murni kebijakan kemanusiaan guna meringankan beban warga, mengingat tanah yang digunakan memang merupakan aset desa yang sewaktu-waktu bisa ditarik kembali untuk kepentingan publik.
Ia berharap kebijakan tersebut dapat mempermudah proses relokasi warga sekaligus mempercepat pelaksanaan pembangunan KDM-P di Anggadita. “Semoga semua berjalan lancar dan warga tetap merasa diperlakukan adil,” pungkasnya. ***




