POJOKSATU.id, KARAWANG - Kabar gembira datang dari Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang. Pemerintah Kabupaten Karawang bersama Kodim 0604/Karawang resmi memulai pembangunan dua jembatan strategis yang selama ini sangat dinantikan warga, Kamis (2/4/2026).

Kepala Desa Kalijati, Deny Supriyatna, S.E., menyambut penuh rasa syukur dan kebahagiaan atas dimulainya proyek infrastruktur tersebut. Ia menyebut, kehadiran dua jembatan ini akan membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat desa.

Dua jembatan yang dibangun memiliki peran vital. Jembatan pertama merupakan penghubung lintas kecamatan antara Desa Kalijati dan Desa Kamurang, yang selama ini menjadi akses utama bagi pelajar tingkat SMP dan SMA serta para petani dalam mengangkut hasil panen.

Baca Juga: Momen Bupati Karawang Bagikan Minuman Nutrisi ke Anak-anak Sekolah Saat Groundbreaking Jembatan

Sementara itu, jembatan kedua dibangun sebagai penghubung antar-dusun di wilayah Desa Kalijati. Infrastruktur ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kami sangat bahagia. Jembatan ini adalah urat nadi ekonomi dan pendidikan warga kami. Terima kasih kepada TNI dan Bupati Karawang atas pembangunan ini,” ujar Deny.

Lebih lanjut, Deny mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan tersebut tidak lepas dari peran serta masyarakat. Salah satu lahan yang digunakan merupakan tanah wakaf dari warga setempat, yakni Ibu Hj. Dedeh, yang diberikan melalui hasil musyawarah keluarga.

Baca Juga: Puluhan Tahun Bayar Rp2 Ribu, Kini Warga Kalijati Karawang Senang Punya Jembatan Permanen Gratis

Menurutnya, semangat gotong royong seperti ini menjadi bukti kuatnya kebersamaan warga dalam mendukung pembangunan desa.

“Ini adalah aset desa yang sangat berharga. Kami memiliki kewajiban untuk menjaga dan merawatnya bersama agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tegasnya.

Tak hanya soal jembatan, Deny juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, atas perhatian terhadap masyarakat kurang mampu di desanya melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Baca Juga: Bupati Aep Apresiasi Hajah Dedeh yang Wakafkan Tanah untuk Jembatan di Karawang

Ia menyebut, bantuan tersebut telah memberikan dampak nyata bagi warganya yang sebelumnya tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan.

“Alhamdulillah, dua warga kami kini sudah memiliki rumah yang layak huni. Ini bentuk nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat kecil,” ungkapnya.

Pembangunan dua jembatan ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta membuka akses pendidikan yang lebih baik bagi generasi muda.

Baca Juga: Dukung Program Presiden, Pemkab Karawang dan TNI Bangun Jembatan Garuda untuk Konektivitas Desa

Lebih dari itu, proyek ini juga menjadi simbol sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam membangun desa menuju kesejahteraan yang lebih merata. ***