POJOKSATU.id, KARAWANG – Satgas Citarum Harum Sektor 10 bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang kembali melakukan pengawasan terhadap pengelolaan limbah industri di wilayah Karawang.

Kali ini, tim gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua perusahaan besar yang berada di kawasan industri Kecamatan Klari, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Komandan Sektor 10 Citarum Harum Kolonel Inf Setyo Ariyanto didampingi personel Satgas Citarum Harum dan perwakilan DLH Karawang.

Dua perusahaan yang menjadi sasaran pemeriksaan yakni PT Timuraya Tunggal dan PT DIC Graphics yang berlokasi di kawasan Jalan Industri Anggadita, Kecamatan Klari.

Dalam sidak tersebut, petugas melakukan pengecekan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sekaligus mengambil sampel air pada saluran pembuangan akhir atau outfall untuk memastikan kualitas limbah yang dibuang sesuai ketentuan lingkungan.

Baca Juga: Cegah Tawuran dan Bullying, Danramil Rengasdengklok Beri Pembekalan Kebangsaan di SMK Mitra Karya

Perusahaan pertama yang diperiksa adalah PT Timuraya Tunggal, perusahaan yang bergerak di bidang produksi bahan kimia industri.

Saat pemeriksaan berlangsung, tim diterima oleh pihak manajemen perusahaan dan langsung melakukan pengambilan sampel limbah cair.

Hasil pengujian di lokasi menunjukkan kondisi limbah masih berada dalam batas aman dengan tingkat keasaman (pH) 6,5 dan suhu air 32,3 derajat Celsius.

Kolonel Inf Setyo Ariyanto mengapresiasi sistem pengolahan limbah yang dimiliki perusahaan tersebut.

"Kami mengapresiasi pengelolaan limbah yang dilakukan perusahaan. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan indikasi pelanggaran. Namun pengelolaan ini harus terus dipertahankan demi menjaga kelestarian Sungai Citarum," ujarnya.

Baca Juga: XLSMART Perkenalkan Dunia Kerja Telekomunikasi kepada Pelajar SMK di Sumatera Utara

Setelah dari PT Timuraya Tunggal, tim melanjutkan pemeriksaan ke PT DIC Graphics yang merupakan perusahaan penanaman modal asing asal Jepang dan bergerak di bidang produksi pigmen organik serta tinta cetak.

Meski saat sidak berlangsung aktivitas produksi sedang berhenti sementara, petugas tetap melakukan pengecekan terhadap sistem IPAL dan pengambilan sampel air limbah.

Dari hasil pemeriksaan, kualitas limbah cair perusahaan juga dinilai memenuhi standar dengan tingkat pH 7,3 dan suhu air 31,7 derajat Celsius.

Satgas Citarum Harum mengingatkan pihak perusahaan agar terus menjaga kualitas pengelolaan lingkungan dan mempertahankan standar yang telah diterapkan.

Kolonel Setyo menegaskan pengawasan terhadap industri akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian Sungai Citarum.

Menurutnya, pengawasan tidak hanya bertujuan mencari pelanggaran, tetapi juga mendorong perusahaan agar semakin disiplin dalam mengelola limbah sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, manajemen kedua perusahaan menyambut baik kegiatan pengawasan yang dilakukan Satgas Citarum Harum dan DLH Karawang.

Mereka menilai program Citarum Harum memberikan dorongan positif bagi dunia industri untuk terus meningkatkan kepatuhan terhadap pengelolaan lingkungan.

Kegiatan sidak berakhir sekitar pukul 13.30 WIB dalam keadaan aman dan lancar.

Satgas Citarum Harum memastikan pengawasan terhadap industri di wilayah Karawang akan terus dilakukan guna menjaga kualitas lingkungan dan mendukung kelestarian Sungai Citarum. ***