POJOKSATU.id, KARAWANG – Ikatan Kekeluargaan Istri Anggota Dewan (IKIAD) Kabupaten Karawang menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan perempuan dengan menggelar seminar inspiratif bertajuk “Manajemen Hati Wanita: Lembut, Cerdas, dan Bertakwa”, Rabu (30/4/2025).

Kegiatan ini dirangkaikan dengan Halal Bihalal bersama puluhan organisasi wanita se-Kabupaten Karawang di Gedung Paripurna DPRD Karawang.

Mengusung semangat silaturahmi dan penguatan kapasitas perempuan, acara ini dihadiri oleh 40 perwakilan organisasi wanita, anggota DPRD Karawang, serta tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat.

Ketua IKIAD Karawang, Hj. Robi'ah Sodikin, S.Kep, Ners, M.Si menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan ruang aktualisasi peran perempuan dalam kehidupan sosial, spiritual, dan keluarga.

Baca Juga: IKIAD Jawa Barat Gelar Silaturahmi dan Seni Budaya untuk Kebersamaan serta Kolaborasi

“Seminar ini kami rancang untuk memberikan panduan emosional dan spiritual bagi para perempuan. Karena sejatinya, perempuan memiliki kekuatan besar dalam membentuk karakter keluarga dan masyarakat,” kata Robi’ah dalam sambutannya.

Tak hanya fokus pada seminar, IKIAD juga memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan capaian organisasi, termasuk terbitnya Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (ADART) serta pengesahan Akta Hukum (AHu) sebagai legalitas resmi organisasi.

“Ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan IKIAD. Dengan payung hukum yang kuat, kami lebih leluasa menjalankan program yang bermanfaat untuk masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga: Desa Pasirjengkol Karawang Siap Bentuk Koperasi Merah Putih, Cegah Warga Terjerat Pinjol

Seminar dipandu oleh narasumber Venny Rikariyanti, yang menyampaikan materi tentang pentingnya manajemen hati dan kecerdasan spiritual bagi perempuan masa kini. Diskusi interaktif dan tanya jawab memperkaya sesi ini, memberikan ruang refleksi dan penguatan mental bagi para peserta.

Sementara itu, suasana Halal Bihalal berlangsung hangat dan penuh keakraban. Peserta saling berjabat tangan dan bermaafan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebersamaan pasca-Idulfitri.

IKIAD berharap, kegiatan semacam ini dapat terus menjadi wadah penguatan peran perempuan Karawang dalam berbagai lini, mulai dari rumah tangga hingga kontribusi nyata di tengah masyarakat. ***