POJOKSATU.ID- Sebuah video amatir memperlihatkan mobil odong-odong yang sudah nyebur ke irigasi di daerah Lemahabang, Karawang, pada hari Minggu pagi, 3 November 2024.

Bagian kiri mobil odong-odong sudah berada di dasar irigasi, sedangkan sebelah kanannya di permukaan.

Penumpang odong-odong yang merupakan ibu-ibu dan para bocah seketika histeris dengan apa yang mereka alami.

Warga Dusun Sentul, Desa Pulojaya yang berada di sekitar kejadian langsung membantu proses evakuasi.

Baca Juga: Agus Fatoni Sebut ASN Wajib Miliki Kompetensi Dalam Inovasi

Dengan hanya mengandalkan tenaga dan rasa kemanusiaan, warga setempat gotong royong mengevakuasi penumpang terlebih dahulu.

Masyarakat juga tampak berkali-kali bertanya ke penumpang yang telah berada di daratan mengenai jumlah penumpang.

Hal tersebut untuk memastikan tidak ada lagi penumpang yang terjebak di dalam mobil odong-odong.

Satu per satu penumpang yang berjumlah 17 orang berhasil diselamatkan ke pinggir irigasi.

Sementara itu, mobil odong-odong dengan nomor polisi B 1636 HD nyaris tenggelam seutuhnya di lahap lumpur yang mengendap di bagian dasar irigasi.

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, mobil odong-odong ini merupakan rombongan ibu-ibu yang akan menghadiri hajatan atau resepsi pernikahan.

Baca Juga: 5 Cara Ampuh Jaga kesehatan di Musim hujan! Berikut caranya agar badan tak mudah sakit!

Mereka berangkat dari arah Reangasdengklok menuju Cilamaya dengan jarak kurang lebih 40 km.

Menurut kesaksian dari supir mobil odong-odong bernama Suhendi warga Kecamatan Kutawaluya, ia mengaku mengendarai kendaraannya dengan kecepatan 20km per jam.

Ketika sampai di daerah Sentul yang kondisi jalannya rusak, ada pengendara motor yang menabrak bumper bagian kanan mobil.

Kemudian Suhendi spontan membanting stir ke kiri yang ternyata ada lubang sehingga mobil terjun bebas ke irigasi.

Diketahui, kondisi jalan di tempat kejadian perkara memang cukup parah.

Terutama di tikungan, di mana ada jalan yang bagus dan rusak sehingga pengendara sering berebut untuk bisa melintasi jalan bagus.

Baca Juga: Mendikdasmen Sebut NOMINAL dan JUMLAH GURU Penerima Kenaikan Gaji Guru 2025 Sudah Ada, JAWABANNYA di Kantong Dijen GTK, Ada 6 Kesimpulan

Beruntung dalam insiden kecelakaan tunggal ini, sebanyak 17 penumpang dan supir berhasil selamat.

Hanya saja, ada kerugian materil yang diperkirakan mencapai Rp5 juta.

Selain itu, pihak kepolisian meminta masyarakat lebih berhati-hati ketika melintasi jalan rusak, terutama saat membawa penumpang dengan mobil modifikasi seperti odong-odong yang memuat banyak penumpang.

Tren mobil odong-odong untuk rombongan orang yang akan pergi ke hajatan memang sering terlihat di daerah tersebut.

Mobil odong-odong yang dulunya hanya untuk para bocah berkeliling di sekitar pemukiman dan tak melintasi jalan raya, kini terkesan telah beralih fungsi.

Baca Juga: SKB Non CAT Dilaksanakan LEBIH DULU Sebelum SKB CAT, Apa Perbedaannya? Berikut JADWAL dan MATERI TES di SKB CPNS 2024

Harga sewa yang lebih murah dan bisa menampung banyak orang jadi salah satu alasan utama mobil odong-odong digunakan untuk pergi ke sebuah acara.

Namun, perlu berhati-hati ketika menjadikan kendaraan ini untuk transportasi karena bisa jika kelebihan muatan akan sangat berbahaya.

Apalagi, ketika melintasi jalan rusak, bukan hal yang tak mungkin kendaraan terguling karena supir kehilangan kendali. ***