POJOKSATU.id, KARAWANG – Terpilih sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Plawad, Hendra Wijaya, S.Psi., M.Si. menyatakan komitmennya untuk menghadirkan perubahan nyata dalam struktur dan kinerja lembaga tersebut.

Dalam keterangannya kepada media, Selasa (2/7/2025), Hendra menegaskan bahwa reformasi internal menjadi langkah awal untuk menjadikan LPM sebagai wadah yang responsif dan adaptif terhadap dinamika kebutuhan warga.

“Saya ingin membentuk susunan kepengurusan yang tertata rapi dan profesional, agar program kerja bisa terlaksana dengan efisien dan tepat sasaran,” ujar Hendra saat ditemui di kediamannya.

Ia menyampaikan, dalam waktu dekat akan digelar rapat pengurus terbatas untuk menentukan strategi jangka pendek dan panjang. Rapat ini juga akan menjadi momentum untuk mendistribusikan tugas secara jelas agar tidak terjadi tumpang tindih antar pengurus.

Sebagai bentuk pendekatan langsung kepada masyarakat, Hendra menginisiasi program door to door untuk menyambangi para Ketua RW dan RT. Tujuannya adalah menyerap aspirasi warga secara langsung sekaligus membangun komunikasi yang erat dengan struktur masyarakat di tingkat bawah.

“Program ini penting agar perencanaan program benar-benar berdasarkan suara masyarakat. Kami targetkan sebelum 15 Juli, seluruh kepengurusan dan rencana kerja awal sudah final,” tambahnya.

Meski membawa semangat pembaruan, Hendra tetap membuka ruang bagi pengurus lama yang masih ingin berkontribusi. Ia menilai, pengalaman para pengurus sebelumnya merupakan aset penting yang tak boleh disia-siakan.

Baca Juga: Plawad Siap Bentuk Koperasi Merah Putih, Lurah Ajak Warga Aktif Terlibat

“Selama masih punya semangat untuk membangun, kita ajak bersama. LPM ini bukan soal siapa yang baru atau lama, tapi bagaimana bisa bekerja dengan semangat kebersamaan,” tegasnya.

Dalam program kerja jangka pendek, dua sektor utama menjadi prioritas: penataan administrasi RT/RW serta penguatan program non-infrastruktur di bidang lingkungan.

Untuk administrasi, Hendra fokus pada pembaruan dokumen penting seperti Surat Keputusan RT/RW dan pengelolaan data kependudukan berbasis wilayah. Ia juga membuka peluang penerapan sistem digital untuk efisiensi dan transparansi.

Sementara itu, untuk pembangunan lingkungan non-fisik, LPM Plawad akan menggencarkan gerakan kebersihan dan kampanye kesadaran pengelolaan sampah di tingkat RW. Program ini akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas lokal dan organisasi kepemudaan seperti karang taruna.

Mengakhiri pernyataannya, Hendra mengajak seluruh elemen masyarakat Plawad untuk bersatu membangun kelurahan yang unggul dan berdaya saing.

“Demokrasi telah berjalan, kini saatnya kita bersatu dan bersinergi. LPM harus menjadi penghubung yang kuat antara warga dan pemerintah kelurahan. Dengan semangat gotong royong, Plawad bisa menjadi contoh kelurahan terbaik di Karawang,” tutupnya penuh optimisme. ***