POJOKSATU.id, KARAWANG – Beredar informasi bahwa THM Helen's Holywings Group akan tetap beroperasi di Karawang. Hal ini memicu penolakan dari Forum Aktivis Islam (FAIS) Karawang.

Dalam beberapa hari terakhir, unggahan lowongan kerja yang mencantumkan lokasi penempatan di kawasan Jalan Tuparev, Nagasari, Karawang Barat, ramai tersebar di media sosial. Situasi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah komitmen pemerintah daerah yang sebelumnya menyatakan tidak akan memberikan izin bagi tempat hiburan malam tersebut.

Ketua FAIS Karawang, Ustaz Sunarto, menegaskan bahwa publik merasa dikhianati dengan kemunculan informasi tersebut. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Karawang sempat menyampaikan janji tegas saat aksi demonstrasi penolakan Holywings beberapa waktu lalu. Saat itu, para pejabat daerah berkomitmen untuk menindak dan tidak mengeluarkan izin operasional.

“Kalau benar ada izin, artinya Pemkab membohongi umat Islam Karawang, Ini juga kami anggap penghinaan terhadap umat,” ujar Ustaz Sunarto, Rabu 19 November 2025.

Baca Juga: Umat Islam Karawang Tolak Pembangunan Tempat Dugem Holywings di Jalan Tuparev

FAIS juga menyoroti dugaan lemahnya pengawasan dari dinas terkait, terutama Dinas Perizinan, Satpol PP, hingga Bupati Karawang. Pembangunan di lokasi yang diduga akan menjadi tempat operasional Holywings disebut hampir rampung. Hal itu menjadi alasan kuat bagi mereka untuk menilai adanya kemungkinan “main mata” antara oknum pemerintah dan pihak pengelola tempat hiburan malam tersebut.

Ustaz Sunarto menilai situasi ini sangat mengkhawatirkan. Ia menyebut pemerintah terlihat lebih berpihak kepada tempat hiburan malam ketimbang menjaga ketertiban dan moral masyarakat.

“Kalau benar dibiarkan beroperasi, itu sama saja Pemkab ikut andil dalam merusak generasi dengan membuka ruang bagi kemaksiatan,” ujarnya.

Baca Juga: Remaja Masjid Siap Demo Akbar Tolak Tempat Dugem Holywings di Karawang

Selain pemerintah, FAIS juga menyinggung minimnya suara tegas dari para tokoh agama dan organisasi keagamaan besar di Karawang. Ia menilai beberapa ormas Islam hanya mengeluarkan pernyataan di media, tanpa aksi nyata saat masyarakat melakukan penolakan di lapangan.

“Waktu aksi, hanya FPI dan aktivis yang bergerak. Ulama dan ormas besar seakan tidak hadir,” katanya.

Baca Juga: Besok, Ratusan Sampai Ribuan Massa Islam Karawang Gelar Konvoi Orasi Tolak Holywings di Jalan Tuparev

FAIS memastikan akan terus mengawal isu ini dan siap melakukan demo atau unjuk rasa lanjutan jika pemerintah tidak memberikan klarifikasi terbuka maupun tindakan tegas terkait keberadaan Holywings di Karawang.

Untuk diketahui, Helen's adalah salah satu merek di bawah Holywings Group, perusahaan hiburan dan gaya hidup yang didirikan oleh Eka Setia Wijaya dan Ivan Tanjaya.

Helen's memiliki beberapa jenis tempat, seperti Helen's Night Mart (konsep bottleshop karaoke bar) dan Helen's Tori Mart (konsep bar bergaya Jepang dengan yakitori). Beberapa lokasi Holywings di masa lalu berganti nama menjadi Helen's, karena adanya perbedaan manajemen meskipun tetap berada di bawah naungan Holywings Group. ***