POJOKSATU.id, KARAWANG – Kondisi memprihatinkan sebuah gubuk milik Mak Acem di Lingkungan Tanjung RT 25/06, Kelurahan Plawad, Karawang Timur, akhirnya mendapat perhatian langsung dari Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, Senin (9/3/2026).
Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Karawang itu dilakukan setelah kondisi tempat tinggal Mak Acem ramai diperbincangkan di media sosial. Rumah sederhana yang hampir roboh tersebut memantik perhatian publik karena dihuni seorang lansia yang hidup sendirian.
Rombongan Bupati tiba di kawasan permukiman warga sekitar pukul siang. Setelah turun dari kendaraan dinasnya, Aep Syaepuloh langsung berjalan menuju lokasi gubuk yang sebelumnya viral tersebut.
Sebelum mendatangi rumah Mak Acem, Bupati Aep diketahui lebih dulu mengunjungi rumah Tamin, seorang pemuda berkebutuhan khusus di wilayah yang sama. Dari lokasi itu, ia kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju kediaman Mak Acem.
Baca Juga: Bagi Susu Kacang hingga Genggam Tangan Lansia, Sentuhan Humanis Bupati Aep Syaepuloh di Plawad
Gubuk yang ditempati Mak Acem tampak dalam kondisi sangat memprihatinkan. Dindingnya terbuat dari material sederhana yang sudah lapuk, sementara bagian atap terlihat berlubang di beberapa titik.
Di dalam rumah yang sempit dan minim penerangan itu, Mak Acem menceritakan kehidupan yang dijalaninya. Dengan suara pelan, ia mengaku sering kesulitan saat hujan turun karena air masuk dari berbagai sisi atap rumah.
Menurut pengakuannya, hujan deras yang turun sehari sebelumnya membuat kondisi rumah semakin sulit ditempati. Ia harus berupaya menahan air yang masuk dari celah-celah atap yang bocor.
Mak Acem juga hidup seorang diri setelah ditinggal wafat oleh suami dan anaknya. Kondisi kesehatan yang menurun akibat penyakit asma membuatnya tidak lagi mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: Bupati SBT Akhirnya Buka Suara! 3.132 Honorer Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu, Begini Soal Gajinya
Melihat kondisi tersebut, Bupati Aep Syaepuloh langsung memberikan instruksi agar rumah Mak Acem segera diperbaiki melalui program Rumah Layak Huni (Rulahu).
“Saya sudah melihat langsung kondisinya dan memang seperti yang ramai di media sosial. Rumah ini tidak boleh dibiarkan seperti ini. Kita perbaiki melalui program Rulahu,” ujar Bupati Aep saat meninjau kondisi atap rumah yang bocor.
Awalnya, Bupati sempat menawarkan bantuan modal usaha agar Mak Acem bisa memiliki kegiatan ekonomi. Namun setelah mengetahui kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan untuk bekerja, pemerintah daerah memilih memberikan dukungan dalam bentuk bantuan sosial.
Baca Juga: Terharu! Bupati Karawang Aep Syaepuloh Borong Dagangan Pemuda Difabel Saat Tarling
Selain itu, Bupati juga menyoroti persoalan administratif bantuan sosial yang diterima Mak Acem. Saat ini, ia hanya tercatat sebagai penerima bantuan beras, namun belum terdaftar dalam program Program Keluarga Harapan (PKH).
Pemerintah daerah, kata Bupati Aep, akan menindaklanjuti persoalan tersebut agar Mak Acem dapat memperoleh bantuan yang lebih sesuai dengan kondisinya.
“Mak Acem tinggal sendirian, kondisi kesehatannya juga tidak memungkinkan bekerja. Pemerintah harus hadir untuk memastikan beliau tetap mendapat perhatian dan bantuan yang layak,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Aep juga menyerahkan bantuan sembako untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Mak Acem.
Kehadiran Bupati di lokasi tersebut menjadi jawaban atas perhatian masyarakat yang sebelumnya ramai membicarakan kondisi Mak Acem di media sosial.
Baca Juga: 6 Dessert Takjil Sehat untuk Buka Puasa, Manisnya Pas dan Tidak Bikin Enek
Kini, dari sebuah gubuk yang sempat viral karena kondisi memprihatinkan, mulai muncul harapan baru bagi Mak Acem untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak.
Mak Acem mengaku tidak menyangka rumahnya akan didatangi langsung oleh Bupati Karawang. Ia merasa bersyukur karena pemerintah daerah akhirnya mengetahui kondisi kehidupannya.
“Tidak menyangka Pak Bupati datang langsung melihat rumah saya. Terima kasih sudah peduli dengan keadaan saya,” ujarnya.
Rasa syukur juga disampaikan warga sekitar yang menyaksikan langsung kunjungan tersebut. Salah satunya Agus, warga setempat, yang menilai kehadiran Bupati membawa harapan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Menurut Agus, perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi warga kecil seperti Mak Acem menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat tetap diperhatikan. ***




