POJOKSATU.id, KARAWANG - Menjelang Pemilihan Umum tahun 2024, masyarakat Indonesia diundang untuk turut berperan aktif dalam menjaga kualitas Pemilu melalui gerakan "Warga Jaga Suara".

Dalam wawancara eksklusif dengan Hendra Wijaya, Koordinator Nasional Relawan Warga Jaga Suara, kami mendapatkan gambaran lengkap tentang tujuan dan cara kerja gerakan ini.

"Warga Jaga Suara adalah gerakan yang mengajak dan melibatkan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pemilu 2024," jelas Hendra Wijaya. "Gerakan ini bersifat non-partisan dan hadir untuk ikut menjaga kualitas Pemilu Presiden 2024."

Dengan aplikasi "Warga Jaga Suara" yang telah tersedia di PlayStore, setiap warga dapat berperan sebagai Relawan Warga Jaga Suara dengan langkah-langkah yang sederhana, seperti mendaftarkan diri, melengkapi alamat sesuai KTP, dan menginformasikan TPS tempat mencoblos.

Baca Juga: Kabar Terbaru PPPK Kerinci 2023, Pj Bupati Diminta Tunda Pengusulan NIP Sampai Ombudsman Beres Bekerja

"Relawan Warga Jaga Suara dapat melaporkan potensi pelanggaran aturan, mengirimkan foto C1 Plano Pilpres, mengisi sebaran suara Pemilih, dan mengirimkan gambar jari bertinta," tambah Hendra.

Dengan tujuan memiliki Relawan di seluruh TPS di Indonesia, gerakan ini berharap menjadi bagian dari ikhtiar pengamanan suara berbasis Pemilih/Warga.

"Spirit dari gerakan ini adalah kolaborasi dengan para pemangku kepentingan dalam menjaga kualitas Pemilu 2024," tegas Hendra. "Kami mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk bergabung dan memantau penyelenggaraan Pemilu dengan mengunduh aplikasi Warga Jaga Suara."

Baca Juga: Maruarar Sirait Kibarkan Bendera Partai Gerindra, Putra Pendiri PDIP Ini Yakin Pilpres 2024 Satu Putaran

Tak lupa, Hendra menyampaikan terima kasih kepada 120.000 warga yang telah mengunduh aplikasi dan 80.000 warga yang mendaftarkan diri sebagai Relawan Warga Jaga Suara di seluruh Indonesia.

"Semoga ikhtiar bersama ini dapat menjaga suara warga di TPS dan memberikan hasil terbaik untuk demokrasi di Indonesia," pungkasnya. ***