POJOKSATU.id, KARAWANG - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi diangkat menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pengangkatan AHY ini dinilai keputusan yang tepat oleh banyak pihak, salag satunya diungkapkan tokoh pemuda, Ferry Dharmawan.

Menurut Ferry, AHY memiliki kemampuan memimpin sehingga amanah apapun diyakini bakal dijalankan dengan baik.

Tak hanya itu, AHY selama ini juga dikenal sebagai pimpinan yang mengedepankan gerak cepat kerja. Pemahamannya terhadap teknologi pun cukup mumpuni. Ia yakin, soal upaya penerbitan sertifikat tanah elektronik (E-Sertifikat) bakal menjadi prioritas utama.

Baca Juga: Jambul Merah dan Para Aktivis Soroti Hasil Lelang RSUD Rengasdengklok, Siap Audiensi ke Dinkes Karawang

"Di tangan Mas Menteri saya yakin Sertifikat Elektronik akan segera dikebut, karena memang basicnya faham teknologi. Beliau ini selain alumni Akademi Militer, kuliahnya juga di luar negeri, di Nanyang University, di Harvard University, di Webster University," ungkap pria yang karib disapa Jambul Merah (Bulmer) ini pada Rabu 28 Februari 2024.

Kepemimpinan yang tepat merupakan kunci dalam menjalankan reformasi ini. "Presiden Jokowi sangat tepat memilih Menteri, tidak salah orang, the right man on the right place," tambahnya.

AHY, yang juga merupakan alumni Akademi Militer dan memiliki latar belakang pendidikan di berbagai universitas ternama, membawa harapan baru dalam mempercepat proses administrasi tanah.

Baca Juga: Ferry Alexa Jadi Kekuatan Baru Gerbong Vera Febyanthy Menang Pileg 2024

Sebelumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), telah menetapkan target ambisius dalam 100 hari pertamanya.

Salah satu fokus utamanya adalah mempercepat implementasi sertifikat tanah elektronik untuk memudahkan akses masyarakat.

"Saya ingin fokus paling tidak 100 hari pertama kita bisa melakukan apa saja. Saya sudah punya beberapa bayangan target juga termasuk, misalnya sertifikat elektronik yang harus kita yakinkan masih masif, makin diterima oleh publik," jelas Agus, kepada wartawan.

Dengan langkah-langkah strategis dan visi yang jelas, diharapkan implementasi sertifikat tanah elektronik akan membawa dampak positif bagi pemerintah dan masyarakat secara keseluruhan. ***