POJOKSATU.id, KARAWANG - Pembangunan infrastruktur desa kembali menjadi fokus utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini sejalan dengan visi Presiden dalam memperkuat konektivitas wilayah hingga ke pelosok.

Di Karawang, langkah konkret itu diwujudkan melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV yang resmi dimulai melalui prosesi groundbreaking di Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari, Kamis (2/4/2026).

Proyek ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Karawang dan Kodim 0604/Karawang sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan infrastruktur berbasis kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Hemat BBM, Pemkab Karawang Terapkan WFH Tiap Jumat, Jam Layanan Puskesmas Diperpanjang

Jembatan tersebut diproyeksikan menjadi jalur strategis yang menghubungkan Kecamatan Jatisari dan Kecamatan Tirtamulya, sekaligus memperlancar arus transportasi dan distribusi ekonomi warga.

Komandan Kodim 0604/Karawang, Letkol Inf Naryanto, menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan implementasi nyata dari program prioritas nasional yang menitikberatkan pada pemerataan pembangunan hingga ke desa.

Menurutnya, ketersediaan infrastruktur yang memadai menjadi fondasi utama dalam memperkuat ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan distribusi logistik.

Baca Juga: Panic Buying BBM, SPBU di Karawang Diserbu Warga Malam Ini

“Pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi bentuk pengabdian untuk memastikan aktivitas warga, terutama petani, dapat berjalan lebih efektif tanpa hambatan akses,” ujarnya.

Ia menambahkan, jembatan tersebut nantinya akan menjadi solusi atas berbagai kendala yang selama ini dihadapi masyarakat, mulai dari distribusi pupuk hingga mobilitas harian.

Selain itu, Letkol Naryanto juga mengapresiasi kepemimpinan daerah yang dinilai responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, Bupati dan Wakil Bupati Karawang menunjukkan komitmen tinggi dengan turun langsung ke lapangan meskipun di tengah kesibukan agenda pemerintahan.

Baca Juga: Serius Benahi Arsip Daerah, DPRD Karawang Godok Raperda Kearsipan

“Respons cepat terhadap aspirasi masyarakat menjadi kunci percepatan pembangunan yang tepat sasaran,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur desa, termasuk jembatan dan jalan poros, menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Ia mengungkapkan bahwa kondisi sebelumnya sangat terbatas, di mana warga hanya mengandalkan jembatan sederhana dengan lebar sekitar 1,5 meter dan panjang 90 meter.

Kondisi tersebut dinilai tidak lagi memadai untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat yang terus berkembang.

“Karena itu, kami hadirkan jembatan yang lebih layak, permanen, dan mampu menunjang mobilitas warga secara optimal,” kata Bupati.

Baca Juga: LKPJ: Pemkab Karawang Bangun Jalan Ratusan Kilometer dan 3.768 Rutilahu Sepanjang 2025

Bupati juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan daerah.

Menurutnya, kerja sama antara pemerintah daerah, TNI, serta dukungan dari berbagai pihak menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Ia turut mengapresiasi masyarakat yang telah berkontribusi dengan mewakafkan sebagian tanahnya untuk pembangunan jembatan.

Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian sosial yang memiliki dampak jangka panjang bagi kepentingan umum.

“Ini bukan hanya tentang pembangunan hari ini, tetapi investasi untuk masa depan generasi berikutnya,” ujarnya.

Baca Juga: LKPJ: Pemkab Karawang Bangun Jalan Ratusan Kilometer dan 3.768 Rutilahu Sepanjang 2025

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda juga mendapat dukungan dari instansi terkait seperti Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan PJT II yang memiliki kewenangan terhadap pengelolaan aliran sungai.

Dukungan ini penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai standar teknis serta memperhatikan aspek lingkungan.

Selain pembangunan jembatan, pemerintah daerah juga mendorong optimalisasi akses pendukung melalui pemanfaatan Daerah Milik Jalan (DMJ).

Instruksi telah diberikan kepada camat dan lurah setempat agar segera melakukan koordinasi guna mempercepat pelebaran akses menuju jembatan.

Langkah ini bertujuan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat luas.

Bupati menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara terintegrasi agar mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kita ingin memastikan bahwa pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun sosial,” tegasnya.

Acara groundbreaking ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Karawang H. Maslani, Danyon 305/Tengkorak Letkol Afdal, jajaran Forkopimda, serta tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga: Garap Bini Orang, Pria di Tirtajaya Karawang Babak Belur Dihajar Warga, Untung Ada Polisi

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

Dengan adanya Jembatan Perintis Garuda, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar, distribusi hasil pertanian lebih efisien, serta biaya logistik dapat ditekan.

Lebih dari itu, pembangunan ini juga membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi desa, termasuk sektor perdagangan dan jasa.

Dalam jangka panjang, infrastruktur yang memadai akan menjadi kunci pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat diharapkan terus terjaga demi mewujudkan Karawang yang lebih maju dan berdaya saing. ***