POJOKSATU.id, KARAWANG - Ketua Kelompok Tani (Poktan) Tirta Berkah, Asep Saefudin, membantah tudingan yang menyebut pembangunan Program Irigasi Perpompaan (IRPOM) di Desa Ciranggon, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, dikerjakan asal jadi dan belum memberikan manfaat bagi petani.
Menurut Asep, penilaian tersebut dinilai prematur karena proyek bantuan dari Kementerian Pertanian itu masih berada dalam tahap pengerjaan dan belum sepenuhnya rampung. Ia menegaskan bahwa kondisi di lapangan harus dilihat secara menyeluruh agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh.
Asep menjelaskan, di wilayah Desa Ciranggon terdapat empat titik pembangunan IRPOM yang dikelola oleh empat kelompok tani berbeda, yakni Poktan Tirta Berkah, Poktan Tirta Mulya, Poktan Tirta Bakti, dan Poktan Tirta Asih.
Dari empat titik tersebut, pembangunan yang dikelola Poktan Tirta Berkah saat ini telah mencapai sekitar 70 persen. Tahapan pekerjaan yang tersisa adalah penyelesaian pemasangan instalasi listrik agar sistem pompa dapat beroperasi secara optimal.
"Alhamdulillah, pembangunan di Poktan Tirta Berkah sudah mencapai sekitar 70 persen. Saat ini tinggal menyelesaikan pemasangan instalasi listrik sehingga pekerjaan memang belum selesai sepenuhnya," ujar Asep Saefudin.
Baca Juga: Bunga Kredit PNM Mekaar Dipangkas Jadi 8 Persen, Gus Fawait: Modal Usaha Emak-emak Makin Meringankan
Ia menegaskan bahwa keterlambatan penyelesaian proyek bukan disebabkan oleh masalah teknis pembangunan maupun penghentian pekerjaan. Kendala utama yang dihadapi adalah proses perizinan pemasangan jaringan listrik yang harus melintasi lahan milik PT Pertamina.
Karena area yang dilintasi merupakan aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seluruh proses pemasangan wajib mengikuti prosedur administrasi dan perizinan yang berlaku. Untuk memenuhi ketentuan tersebut, kelompok tani telah mengajukan permohonan resmi kepada pihak Pertamina.
Menurut Asep, proses tersebut kini telah membuahkan hasil setelah pihak Pertamina memberikan persetujuan untuk pemasangan jaringan listrik yang melintasi area lahannya.
"Alhamdulillah, pihak Pertamina telah memberikan izin untuk pemasangan instalasi listrik yang melintasi lahannya. Jadi, keterlambatan bukan karena pekerjaan dihentikan, tetapi menunggu proses perizinan sesuai ketentuan," jelasnya.
Baca Juga: Bolehkah Ganti Foto KTP? Ini 3 Alasan yang Diizinkan Disdukcapil
Lebih lanjut, Asep mengungkapkan bahwa tidak seluruh titik pembangunan IRPOM mengalami kendala serupa. Salah satu lokasi yang dikelola Poktan Tirta Bakti bahkan telah selesai dikerjakan dan saat ini pompa sudah beroperasi untuk mengalirkan air ke lahan pertanian masyarakat.
Keberhasilan tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa program IRPOM terus berjalan dan secara bertahap mulai memberikan manfaat bagi petani di wilayah Desa Ciranggon.
Program IRPOM sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan ketersediaan air bagi lahan pertanian, terutama saat musim kemarau. Kehadiran sarana irigasi perpompaan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Asep menilai keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Pertamina yang telah membantu mempercepat penyelesaian proses perizinan instalasi listrik.
Ia berharap seluruh pekerjaan dapat segera dituntaskan sehingga fasilitas tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh petani untuk memenuhi kebutuhan irigasi sawah mereka.
Menanggapi tudingan bahwa proyek dikerjakan asal jadi, Asep kembali menegaskan bahwa pembangunan masih berlangsung dan belum memasuki tahap akhir. Oleh karena itu, menurutnya, penilaian terhadap kualitas maupun manfaat proyek seharusnya dilakukan setelah seluruh pekerjaan selesai.
"Kami berharap masyarakat dapat melihat kondisi di lapangan secara utuh. Proyek ini belum selesai, sehingga masih ada tahapan pekerjaan yang sedang kami selesaikan. Setelah seluruh instalasi rampung, pompa akan berfungsi maksimal untuk memenuhi kebutuhan air para petani," pungkasnya.
Dengan progres yang terus berjalan dan dukungan berbagai pihak, Poktan Tirta Berkah optimistis pembangunan IRPOM di Desa Ciranggon dapat segera selesai serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produktivitas pertanian masyarakat setempat. ***




