POJOKSATU.id, KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang menegaskan komitmennya dalam mengoptimalkan potensi wisata dan peluang investasi di tengah identitasnya sebagai kawasan industri.
Dalam forum diskusi publik yang digelar MIO Indonesia Kabupaten Karawang di Kafe Sarasa, Jumat (12/9/2025), perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Karawang, Yulius Syahban, SE., MM., menekankan pentingnya peran media sebagai mitra strategis pemerintah.
Menurut Yulius, media bukan hanya berfungsi sebagai penyampai berita, tetapi juga memiliki peran vital sebagai sarana edukasi dan promosi. Ia menilai, keterbukaan informasi merupakan hak masyarakat yang harus dijembatani oleh media agar dapat diakses secara luas.
“Media bisa menjadi pilar penting untuk menyebarkan informasi, memberikan edukasi, sekaligus mempromosikan potensi daerah. Kolaborasi dengan media adalah kunci agar hak masyarakat terhadap informasi bisa terpenuhi,” jelasnya.
Baca Juga: Dede Anwar: Media Harus Jadi “Tinta Goresan” Pembangunan Karawang
Lebih lanjut, Yulius menyebut Karawang memiliki keunggulan yang jarang dimiliki daerah lain. Mulai dari panorama pegunungan, garis pantai, hingga lahan pertanian, semuanya menjadi kekayaan yang layak dipromosikan. Ditambah dengan masuknya berbagai investasi industri, khususnya sektor perhotelan, potensi Karawang semakin besar untuk dikenal secara nasional maupun internasional.
“Bayangkan, kita punya gunung, pantai, dan sawah. Lalu ditambah peluang investasi di sektor perhotelan yang terus tumbuh,” ujarnya.
Untuk mendukung upaya promosi, Diskominfo Karawang secara aktif memanfaatkan kanal resmi seperti website karawang.go.id dan akun Instagram @diskominfo.go.id. Yulius menegaskan, pihaknya tidak membatasi distribusi informasi, justru mendorong agar setiap konten bisa dipublikasikan secara luas melalui media.
“Kalau informasi hanya berhenti di internal, itu tidak ada gunanya. Harus dikembangkan dan disebarkan lewat media,” tegasnya.
Baca Juga: Dr. Dhiraj Kelly Sawlani: Media Jadi Motor Promosi Wisata Karawang
Selain itu, Diskominfo juga memperkuat kerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) yang memiliki bidang pemasaran khusus. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan strategi promosi terpadu sehingga citra Karawang sebagai destinasi wisata unggulan semakin terangkat.
“Harapannya, Karawang bukan hanya dikenal sebagai kawasan industri, tetapi juga destinasi wisata yang lengkap. Dari wisata alam, religi, sejarah, hingga kuliner, semua bisa menjadi daya tarik,” pungkas Yulius. ***




