POJOKSATU.id, KARAWANG - Peringatan Hari Tata Ruang (Hantaru) Nasional, yang jatuh pada tanggal 8 November setiap tahunnya sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 28 Tahun 2013 tentang Hari Tata Ruang Nasional, telah diselenggarakan di Kabupaten Karawang.

Acara ini merupakan upaya dari Pemerintah Kabupaten Karawang, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, untuk memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai tata ruang, serta meningkatkan pemahaman dan peran serta masyarakat dalam penataan ruang.

Dalam sambutannya, Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Karawang, H. Rusman, menjelaskan bahwa kebijakan penataan ruang di Kabupaten Karawang diformulasikan berdasarkan potensi dan kondisi geografi wilayah serta kearifan lokal yang berkembang di masyarakat Kabupaten Karawang.

Baca Juga: Jadi Caleg, Kepala Desa di Karawang ini Mengundurkan Diri

Hal ini bertujuan untuk menciptakan pemanfaatan ruang yang terpadu, berdaya guna, selaras, seimbang, dan berkelanjutan bagi masyarakat Karawang.

Rusman juga menekankan slogan penataan ruang di Kabupaten Karawang, yaitu "membumikan tata ruang dan menata ruang yang membumi," yang mencerminkan semangat dan nilai bersama dalam upaya penataan ruang di wilayah tersebut.

Dalam penyelenggaraan Hantaru tahun 2023, Kabupaten Karawang mengangkat tema "Membumikan Tata Ruang, Menata Ruang yang Membumi."

Baca Juga: Hari Pertama Kerja Aep Syaepuloh Pejabat Terkaya yang Resmi Jadi Plt Bupati Karawang

Tema ini dipilih berdasarkan kebutuhan dan tantangan pembangunan di Kabupaten Karawang, yang sedang mengalami pertumbuhan pesat.

Masyarakat Karawang diharapkan dapat berkolaborasi dan bersinergi untuk mencapai tujuan bersama, yakni mewujudkan Karawang yang mandiri, maju, adil, dan makmur.

Pada kesempatan yang sama, Plt Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, yang diwakili oleh Asda 1, H. Eka Sanatha, mengatakan bahwa peringatan Hantaru 2023 di Kabupaten Karawang melalui Dinas PUPR bertujuan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Baca Juga: Satpol PP Langsung Jaga Kolam Cetek Alun-Alun Karawang

Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman mengenai kebijakan tata ruang di Kabupaten Karawang, serta mendorong kolaborasi dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan dalam pemanfaatan ruang sesuai dengan Kebijakan Penataan Ruang Kabupaten Karawang.

Eka Sanatha juga menyoroti potensi wilayah Kabupaten Karawang, yang terletak di antara tiga pusat pertumbuhan besar, yaitu wilayah Barat pusat pertumbuhan Jabodetabek serta wilayah Timur dan Selatan.

Dengan pembukaan jalur kereta cepat Jakarta-Bandung di bulan November 2023 dan pembukaan stasiun Karawang pada Pebruari 2024, wilayah ini diproyeksikan untuk mengalami perkembangan yang pesat.

Baca Juga: Momen Perpisahan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana Dengan Warga Setelah 13 Tahun Menjabat

Kabupaten Karawang telah menjadi tujuan investasi selama empat tahun berturut-turut, baik dari investasi penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN).

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hantaru, telah diadakan lomba pembuatan video dengan tema "I Love Karawang" dan lomba esai penataan ruang bagi pelajar dan mahasiswa.

Baca Juga: Warga Dusun Campea Curhat ke Caleg PKB Karawang tak Punya Lahan Pemakaman

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kreativitas masyarakat, meningkatkan rasa bangga sebagai warga Karawang, serta memperkuat pemahaman mengenai pentingnya penataan ruang.

Peringatan Hantaru di Kabupaten Karawang adalah wujud komitmen dalam merumuskan kebijakan tata ruang yang berkelanjutan, demi menciptakan masa depan yang lebih baik dan terorganisir dengan baik untuk masyarakat Karawang. ***