POJOKSATU.id, KARAWANG - Komando Distrik Militer (Kodim) 0604/Karawang menegaskan komitmennya untuk mendukung dan mengawal berbagai program strategis nasional yang digagas Presiden RI agar berjalan optimal hingga tingkat desa.

Komitmen tersebut disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0604/Karawang Letkol Inf Nanda Siswanto saat memberikan arahan kepada seluruh jajarannya dalam kegiatan Jam Komandan (Jamdan) yang digelar di Makodim Karawang, Senin (6/7/2026).

Dalam arahannya, Letkol Nanda menekankan pentingnya peran aparat kewilayahan, khususnya Bintara Pembina Desa (Babinsa), sebagai ujung tombak TNI AD dalam memastikan program pemerintah dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

"Dukung dan kawal program Presiden, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa (Kopdes), Jembatan Garuda, dan pembangunan Sumur Bor," ujar Letkol Inf Nanda Siswanto.

Menurutnya, keberhasilan program-program strategis nasional tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah pusat, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari seluruh elemen di daerah, termasuk aparat teritorial yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Baca Juga: Dandim Karawang Warning Keras Prajurit, Judi Online dan Narkoba Jadi Musuh Utama

Sebagai satuan komando kewilayahan, Kodim Karawang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai tujuan.

Karena itu, Dandim meminta seluruh Babinsa untuk meningkatkan kepekaan terhadap berbagai perkembangan situasi yang terjadi di desa binaan masing-masing.

"Sebagai satuan teritorial, Babinsa merupakan ujung tombak pembinaan teritorial yang harus mampu adaptif dan responsif terhadap perkembangan situasi di wilayah," jelasnya.

Letkol Nanda menegaskan, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak boleh hanya bersifat administratif atau seremonial. Sebaliknya, keberadaan mereka harus mampu memberikan dampak nyata dan manfaat langsung bagi warga.

Baca Juga: Bangun TK di Flores, Luna Maya Tak Kuasa Menahan Tangis saat Ingat Amanah sang Tante

Ia juga mengingatkan agar seluruh prajurit mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial. Hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan berbagai program pembangunan di daerah.

"Jaga etika, moral, dan perilaku humanis di lingkungan kedinasan maupun masyarakat," tegasnya.

Lebih lanjut, Dandim Karawang meminta Babinsa untuk terus memperkuat kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) sebagai sarana membangun kedekatan dengan warga sekaligus memetakan berbagai persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat.

Melalui komunikasi yang intensif, Babinsa diharapkan dapat mengetahui lebih cepat kebutuhan masyarakat, mulai dari persoalan sosial, ekonomi, hingga berbagai kendala pembangunan yang membutuhkan perhatian bersama.

Dengan demikian, langkah-langkah penyelesaian dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

"Babinsa harus mampu hadir di tengah masyarakat untuk membantu menjawab berbagai persoalan sosial di wilayah binaan, sehingga bisa menjadi solusi dalam kesulitan masyarakat di sekitar kalian," tutup Dandim.

Arahan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa peran Babinsa tidak hanya sebagai aparat teritorial, tetapi juga mitra masyarakat yang siap membantu menyelesaikan berbagai persoalan di wilayah. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***