POJOKSATU.id, KARAWANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan jajaran TNI di wilayah lumbung padi nasional. Komandan Kodim 0604/Karawang, Letkol Inf. Naryanto, S.Kom., M.Han., menerima Piagam Penghargaan Kepresidenan atas kontribusinya dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan nasional.
Penghargaan bergengsi tersebut diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan ditandatangani pada 7 Januari 2026. Letkol Naryanto tercatat sebagai salah satu dari 91 tokoh nasional penerima piagam, dengan hanya 28 di antaranya berasal dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Piagam Kepresidenan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi negara terhadap dedikasi dan peran aktif Dandim Karawang beserta jajarannya dalam mengawal dan mendukung operasional swasembada pangan berkelanjutan, khususnya di wilayah Kabupaten Karawang yang dikenal sebagai sentra produksi beras nasional.
Menanggapi penghargaan tersebut, Letkol Inf. Naryanto mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa capaian ini bukanlah hasil kerja individu semata, melainkan buah dari kerja kolektif seluruh personel Kodim 0604/Karawang.
Baca Juga: Bupati Karawang Aep Syaepuloh Terima Dua Tanda Kehormatan dari Presiden RI
“Piagam ini adalah penghargaan untuk seluruh prajurit dan jajaran Kodim 0604/Karawang yang selama ini bekerja dengan penuh dedikasi mendukung program strategis nasional di bidang pangan,” ujar Letkol Naryanto.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama petani, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, menjaga Karawang sebagai lumbung padi nasional merupakan amanah besar yang harus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan.
“Kepercayaan ini akan kami jaga sebaik-baiknya demi kepentingan bangsa dan ketahanan pangan Indonesia,” tambahnya.
Penghargaan Kepresidenan tersebut sekaligus menegaskan peran strategis TNI di tingkat kewilayahan, tidak hanya dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga dalam memastikan kedaulatan dan ketahanan pangan nasional tetap terjaga. ***




