POJOKSATU.id, KARAWANG – Suasana berbeda terasa di Aula Komando Distrik Militer (Kodim) 0604/Karawang pada Selasa sore (16/12/2025). Tidak ada barisan apel atau instruksi taktis. Yang terdengar justru gelak tawa, sorak dukungan, dan semangat kebersamaan para prajurit bersama pasangan mereka.
Kegiatan tersebut merupakan agenda khusus yang digagas Komandan Kodim 0604/Karawang sebagai ruang kebersamaan keluarga besar TNI AD. Sejumlah Danramil dan perwira staf hadir, tidak sendiri, melainkan didampingi istri masing-masing.
Para istri yang tergabung dalam Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana Cabang XXXI Kodim 0604/Karawang turut ambil bagian aktif. Mereka bersama para suami mengikuti pertandingan olahraga ringan, mulai dari badminton hingga tenis meja.
Raket dan bet menjadi “senjata” utama sore itu. Lapangan olahraga disulap menjadi arena pertandingan ganda campuran yang menghadirkan nuansa santai, namun tetap penuh semangat kompetitif.
Baca Juga: Menjelang Hari Juang, Kodim Karawang Gelar Doa Syukur untuk Keselamatan Prajurit
Dandim 0604/Karawang menjelaskan, kegiatan tersebut sengaja dirancang untuk memutus rutinitas dinas yang padat sekaligus memperkuat relasi suami istri di lingkungan prajurit. Menurut dia, keharmonisan keluarga memiliki peran penting dalam menunjang tugas kedinasan.
“Kita perlu menciptakan momen kebersamaan di luar rutinitas. Ada waktu-waktu tertentu yang harus kita bangun berdua sebagai pasangan,” ujar Dandim saat membuka kegiatan.
Ia juga mengingatkan para perwira tentang pentingnya perspektif jangka panjang dalam kehidupan berumah tangga. Anak-anak, kata dia, kelak akan tumbuh dan menapaki jalannya sendiri, sementara pasangan hidup akan tetap menjadi pendamping hingga usia senja.
Atas dasar itu, pertandingan sore tersebut secara khusus dimainkan dalam format ganda campuran suami dan istri. Dandim berharap kebersamaan sederhana ini dapat meninggalkan kesan dan kenangan yang bermakna.
Meski bernuansa kompetisi, faktor keselamatan dan kesehatan tetap diutamakan. Dandim mengingatkan peserta untuk tidak memaksakan diri apabila memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Sebagai penutup, panitia menyiapkan hadiah sederhana bagi pasangan yang berhasil meraih kemenangan. Lebih dari sekadar hadiah, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa di balik disiplin dan tugas berat prajurit, terdapat fondasi keluarga yang kuat sebagai sumber ketenangan dan semangat pengabdian. ***




