POJOKSATU.id, KARAWANG – Upaya menciptakan situasi aman dan kondusif terus dilakukan aparat gabungan di Kabupaten Karawang. Untuk menekan maraknya kriminalitas jalanan seperti aksi begal, tawuran remaja, hingga berbagai gangguan keamanan pada malam hari, TNI dan Polri menggelar patroli bermotor berskala besar di sejumlah wilayah rawan.
Patroli gabungan yang dilaksanakan pada Sabtu malam, 27 Juni 2026, tersebut dipusatkan di Kantor Kecamatan Pedes. Kegiatan melibatkan berbagai unsur lintas sektoral mulai dari Koramil 0405/Pedes, Koramil 0403/Rawamerta, Polsek Pedes, Polsek Cibuaya, Satpol PP, hingga anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas).
Kehadiran aparat secara masif di lapangan menjadi bagian dari langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminal yang kerap meresahkan masyarakat, terutama pada jam-jam rawan malam hingga dini hari.
Danramil 0405/Pedes, Kapten Chk Oman Adiana Saputra, S.H., mengatakan bahwa patroli gabungan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama seluruh unsur keamanan dalam menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Menurutnya, masyarakat berhak merasakan keamanan saat menjalankan aktivitas, baik ketika bekerja, beribadah, maupun beraktivitas pada malam hari.
Baca Juga: Transformasi Layanan Farmasi Jadi Fokus PIT dan Mukernas HISFARSI 2026
“Tujuan utama patroli gabungan ini adalah memberikan rasa aman dan nyaman yang nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah Pedes, Cibuaya, dan Rawamerta,” ujar Kapten Chk Oman Adiana Saputra, Minggu (28/6/2026).
Dalam pelaksanaannya, tim gabungan menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan menjadi lokasi tindak kriminalitas jalanan. Selain itu, patroli juga menyasar area yang sering dijadikan tempat berkumpul kelompok pemuda pada malam hari.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk aksi tawuran antar kelompok remaja, balapan liar, hingga tindak kejahatan yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Tidak hanya melakukan pengawasan dan pemantauan, aparat gabungan juga mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. Para petugas memberikan edukasi secara langsung kepada para remaja dan pemuda yang ditemui selama patroli berlangsung.
Mereka diberikan pemahaman mengenai dampak negatif dari berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat sekitar.
Baca Juga: Resep Spring Roll Vietnam Mie Sayur, Camilan Segar dan Mengenyangkan yang Cocok untuk Diet
“Kami juga memberikan edukasi langsung kepada anak-anak muda di lapangan. Kita ingatkan mereka bahwa aksi-aksi negatif seperti tawuran atau balapan liar itu sangat merugikan, baik bagi masa depan diri mereka sendiri maupun bagi kenyamanan masyarakat luas,” jelasnya.
Patroli gabungan semacam ini diharapkan mampu menekan angka kriminalitas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.
Selain menjadi langkah penegakan keamanan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.
Aparat berharap masyarakat turut berperan aktif dengan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
Dengan kolaborasi seluruh elemen, upaya pencegahan begal, tawuran, balap liar, dan berbagai tindak kriminal lainnya di wilayah Karawang dapat dilakukan secara lebih efektif sehingga keamanan dan kenyamanan warga tetap terjaga. ***




