POJOKSATU.id, KARAWANG - Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan antara Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Bengle, Nurnida Alya, dengan warga Blok RT 20 RW 08 Perumahan Citra Kebun Mas (CKM), Karawang, Rabu (19/5/2026) malam.

Dalam agenda silaturahmi tersebut, Alya memperkenalkan pendekatan baru bertajuk “Belanja Masalah”, sebuah metode penyerapan aspirasi masyarakat secara langsung guna mengetahui persoalan riil yang dihadapi warga Desa Bengle.

Kehadiran perempuan berusia 27 tahun itu pun mendapat sambutan antusias dari warga yang hadir memadati lokasi pertemuan.

Mengawali sambutannya, Alya terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan kehadirannya. Meski demikian, ia mengapresiasi warga yang tetap setia menunggu hingga acara dimulai.

“Pertama-tama saya memohon maaf karena membuat bapak dan ibu menunggu cukup lama. Kehadiran saya malam ini utamanya untuk bersilaturahmi dan memperkenalkan diri. Saya tidak ingin masyarakat merasa asing dengan sosok yang tiba-tiba maju dalam Pilkades Bengle,” ujar Alya, Rabu 20 Mei 2026.

Baca Juga: Nurnida Alya Turun ke Wagir 2 Bengle, Warga Curhat Soal PJU hingga Drainase

Di hadapan warga, Alya tampil terbuka menjelaskan latar belakang kehidupannya. Meski masih tergolong muda, ia mengaku telah memiliki pengalaman di bidang usaha maupun birokrasi.

Saat ini, Alya aktif menjalankan usaha sebagai supplier bahan pangan dan sayuran untuk sejumlah rumah sakit di Karawang.

“Sehari-hari saya menjadi supplier sayur untuk RSUD Karawang, RSUD Jatisari, dan Rumah Sakit Paru Jatisari,” ungkapnya.

Tak hanya di dunia usaha, Alya juga memiliki pengalaman di level nasional. Ia diketahui masih aktif mengemban amanah sebagai staf khusus Komisaris Bank BNI, Dr. Vera Febyanthy, yang sebelumnya pernah menjadi anggota Komisi XI DPR RI.

Baca Juga: Ketua DPRD Karawang Sebut Nurnida Alya Dharmawan Calon Kuat Pilkades Bengle, Figur Perempuan dengan Gaya Silent Leader

Nama Vera Febyanthy dikenal membidangi sektor keuangan dan perbankan saat duduk di parlemen.

Dengan pengalaman tersebut, Alya mengaku semakin terdorong untuk ikut membangun Desa Bengle agar lebih maju dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Meski mulai aktif turun ke masyarakat, Alya menegaskan dirinya belum akan menyampaikan visi dan misi resmi karena tahapan kampanye Pilkades baru dimulai pada September mendatang.

Namun sebelum memasuki masa kampanye, ia memilih turun langsung menyerap berbagai persoalan masyarakat melalui program “Belanja Masalah”.

Menurut Alya, langkah itu dilakukan agar dirinya tidak datang saat kampanye hanya membawa janji politik semata.

“Kenapa saya melakukan belanja masalah sekarang? Karena saya dan tim tidak ingin nanti turun saat kampanye hanya membawa janji kosong. Kami ingin datang kembali ke masyarakat dengan membawa solusi yang benar-benar nyata,” tegasnya.

Baca Juga: Nurnida Alya Dharmawan Siap Maju Pilkades Bengle 2026, Bawa Visi Besar Bangun Desa

Program “Belanja Masalah” sendiri disebut sebagai langkah awal untuk memetakan persoalan masyarakat secara langsung, mulai dari pelayanan publik, lingkungan, hingga kebutuhan pembangunan di tingkat desa.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah warga tampak aktif menyampaikan aspirasi dan berbagai keluhan yang mereka hadapi sehari-hari.

Alya bersama timnya terlihat mencatat seluruh masukan yang disampaikan warga sebagai bahan evaluasi dan penyusunan program ke depan.

“Pertemuan malam ini bukan yang terakhir. Aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi catatan penting bagi kami. Kalau ada solusi yang bisa diupayakan sekarang, tentu akan kami lakukan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Baca Juga: Putih Sari Ajak Warga Bengle Karawang Jalankan GERMAS demi Kesehatan Optimal

Ia berharap silaturahmi dan komunikasi dengan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, bukan hanya saat momentum politik berlangsung.

Menurutnya, pemimpin desa harus hadir di tengah masyarakat dan memahami persoalan warga secara langsung agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran.

Pertemuan malam itu ditutup dengan sesi foto bersama dan dialog santai antara Alya dan warga Perumahan Citra Kebun Mas. ***