POJOKSATU.id, KARAWANG – Kepolisian Resor (Polres) Karawang mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas di ruas Tol Jakarta–Cikampek guna mengantisipasi lonjakan kendaraan pada arus mudik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Pengaturan lalu lintas dilakukan sejak Kamis (25/12/2025) pagi.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah mengatakan, salah satu langkah yang diterapkan adalah contraflow di jalur tol dari KM 47 hingga KM 65. Kebijakan tersebut diambil setelah volume kendaraan yang melintas terpantau melampaui ambang batas normal.
“Data dari dashboard posko menunjukkan arus kendaraan sejak pagi mencapai sekitar 5.900 kendaraan per jam. Sementara kondisi normal berada di kisaran 5.500 kendaraan per jam. Karena terjadi peningkatan, contraflow langsung kami berlakukan,” kata AKBP Fiki di Rest Area KM 57 Tol Japek, Kamis 25 Desember 2025.
Baca Juga: Hidup Sendirian di Usia 75 Tahun, Lansia Karawang Mengaku Tak Terima PKH
Selain pengaturan jalur, kepolisian juga melakukan pengawasan ketat terhadap aktivitas di Rest Area KM 57. Skema buka-tutup rest area disiapkan untuk mencegah kepadatan berlebih, mengingat kapasitas maksimal lokasi tersebut hanya mampu menampung sekitar 600 kendaraan.
“Hingga siang hari, jumlah kendaraan yang masuk rest area masih sekitar 400 unit. Jika mendekati kapasitas maksimal, penutupan sementara akan dilakukan. Saat ini masih kami pantau secara situasional,” ujarnya.
AKBP Fiki juga mengingatkan para pemudik agar tidak berlama-lama beristirahat di rest area. Kepolisian membatasi waktu parkir maksimal 30 menit agar perputaran kendaraan tetap berjalan dan tidak memicu antrean panjang.
“Personel mobile kami siagakan di area parkir untuk mengingatkan pemudik agar bergantian menggunakan fasilitas. Ini demi kenyamanan bersama,” jelasnya.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Polres Karawang menempatkan personel di sejumlah titik krusial. Penjagaan difokuskan di awal dan akhir contraflow, pintu masuk rest area, serta jalur arteri yang berpotensi mengalami peningkatan arus kendaraan.
“Hari ini termasuk salah satu puncak arus mudik Nataru. Personel sudah kami siagakan di KM 47, KM 65, Rest Area KM 57, dan jalur arteri agar lalu lintas tetap terkendali,” tegasnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan kepadatan mulai terlihat sejak pukul 07.00 WIB, khususnya di sekitar KM 57 Tol Japek. Meski demikian, hingga pukul 12.30 WIB arus kendaraan masih terpantau ramai lancar tanpa antrean panjang. ***




