POJOKSATU.id, KARAWANG — Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas pemerintah pusat kini menjadi perhatian serius Komisi IX DPR RI. Saat melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Klari, Kabupaten Karawang, Ketua Tim Kunjungan, drg. Putih Sari, menegaskan bahwa capaian program ini masih jauh dari target yang diharapkan.

Dalam peninjauan tersebut, Putih Sari menyampaikan bahwa meskipun Karawang lebih baik dibandingkan sejumlah daerah lain, masih ada banyak persoalan yang harus segera dibenahi agar layanan kesehatan gratis ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ia menilai, sejak resmi berjalan pada Februari 2025 lalu, pelaksanaan CKG di Karawang masih menghadapi kendala di lapangan. Salah satu masalah utama adalah rendahnya angka partisipasi masyarakat yang mengikuti pemeriksaan kesehatan.

“Target peserta masih jauh dari harapan. Artinya, pemerintah perlu memperkuat sosialisasi agar masyarakat mengetahui sekaligus termotivasi untuk memanfaatkan layanan ini,” ujar Putih Sari, Rabu (27/8/2025).

Baca Juga: Putih Sari Ajak Warga Karawang Dukung Program Gizi Gratis untuk Anak

Selain rendahnya minat warga, ketersediaan fasilitas pendukung juga disorot. Menurutnya, dukungan sarana dan prasarana harus ditingkatkan melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Lebih lanjut, Putih Sari menekankan perlunya strategi kreatif untuk menjaring peserta. Ia menyarankan agar Dinas Kesehatan Karawang tidak hanya mengandalkan program rutin, tetapi juga menggandeng sektor industri maupun memanfaatkan momentum kegiatan besar daerah.

“Karawang punya banyak kawasan industri. Jika ada kerja sama dengan perusahaan, maka pemeriksaan kesehatan bisa menjangkau lebih banyak karyawan. Begitu juga pada acara besar seperti HUT Karawang, layanan kesehatan bisa dibuka untuk masyarakat luas,” jelasnya.

Baca Juga: Anggota DPR RI Putih Sari Dorong Warga Karawang Amalkan Empat Pilar Kebangsaan

Dengan langkah tersebut, ia berharap program CKG tidak hanya menjadi agenda formalitas, melainkan benar-benar memberi dampak nyata bagi kesehatan masyarakat.

“Kami di DPR akan terus mengawal jalannya program ini supaya lebih optimal. Harapannya, semua warga mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan kesehatan yang layak,” pungkasnya. ***