POJOKSATU.id, KARAWANG - Upaya meningkatkan kesadaran dan akses layanan kesehatan masyarakat terus dilakukan berbagai pihak, salah satunya melalui aksi nyata yang digelar Klinik Amanah Bunda di wilayah Karawang.
Berlokasi di RW 08 Kedung Salam, Kelurahan Plawad, Klinik Amanah Bunda mengadakan kegiatan pemeriksaan sekaligus pengobatan gratis bagi warga setempat, Minggu (12/4). Kegiatan ini disambut antusias masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan tanpa biaya tersebut.
Program ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus respons cepat terhadap kebutuhan warga akan akses kesehatan yang mudah dijangkau, terutama bagi masyarakat di lingkungan pemukiman padat.
Humas Klinik Amanah Bunda, Iqbal Setiawan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut terlaksana atas inisiatif bersama antara pihak klinik dan pengurus wilayah setempat.
Baca Juga: Ketua DPRD Karawang Minta RSUD Gratiskan Parkir untuk PSM, Honor Kecil Tugas Besar
Menurutnya, permintaan datang dari ketua RW dan tokoh masyarakat yang ingin memastikan kondisi kesehatan warga tetap terjaga.
“Kami hadir memenuhi undangan dari pengurus RW dan tokoh masyarakat Kedung Salam. Ini murni panggilan kemanusiaan untuk membantu warga mendapatkan layanan kesehatan,” ujar Iqbal di sela kegiatan.
Meski dilaksanakan di lingkungan pemukiman, layanan yang diberikan terbilang cukup lengkap. Tim medis menyediakan pemeriksaan tekanan darah (tensi) serta pengecekan kadar gula darah sebagai langkah deteksi dini terhadap penyakit tidak menular.
Baca Juga: Sah! Budi Rismayadi Dilantik Jadi Rektor UBP Karawang 2026–2030
Pemeriksaan ini penting dilakukan untuk mengantisipasi risiko penyakit seperti hipertensi dan diabetes yang kerap tidak disadari sejak awal oleh masyarakat.
Tak hanya sebatas pemeriksaan, warga juga mendapatkan obat-obatan secara gratis sesuai dengan hasil diagnosa medis yang dilakukan di lokasi.
“Obat kami berikan langsung sesuai kebutuhan pasien berdasarkan hasil pemeriksaan. Semua layanan ini gratis tanpa dipungut biaya,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Klinik Amanah Bunda menurunkan satu orang dokter dan satu tenaga kesehatan untuk melayani warga secara langsung.
Baca Juga: 17 Desa di Karawang Dapat Bantuan Truk Agrinas, Dorong Koperasi Lebih Produktif
Selain memberikan layanan medis, tim juga turut memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya terkait pentingnya deteksi dini dan pemeriksaan rutin.
Warga juga diperkenalkan dengan pemanfaatan teknologi dalam bidang kesehatan, salah satunya melalui fitur Skrining Kesehatan pada aplikasi JKN.
Melalui fitur tersebut, masyarakat dapat melakukan pemantauan kondisi kesehatan secara mandiri dan mengetahui potensi risiko penyakit sejak dini.
Iqbal menekankan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala masih perlu terus ditingkatkan, terutama bagi kelompok lanjut usia (lansia).
Menurutnya, lansia merupakan kelompok yang paling rentan mengalami perubahan kondisi kesehatan secara tiba-tiba, sehingga perlu perhatian lebih.
“Kami mengedukasi bahwa di usia lanjut, pemeriksaan sederhana seperti cek tekanan darah harus dilakukan secara rutin. Ini penting untuk mencegah kondisi yang lebih serius,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa secara umum kondisi warga yang mengikuti pemeriksaan dalam kegiatan tersebut relatif baik dan masih dalam kondisi terkontrol.
“Kami bersyukur, rata-rata kondisi warga yang datang dalam keadaan baik dan terkendali,” pungkasnya.
Kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara tenaga medis dan warga. ***




