POJOKSATU.id, KARAWANG - Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Karawang di kawasan Jalan Interchange Karawang Barat, Selasa (23/6/2026), berlangsung aman dan kondusif di bawah pengawalan ketat aparat gabungan TNI-Polri.
Sejak siang hari, ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi bersama sejumlah elemen masyarakat mulai memadati lokasi aksi. Mereka menyampaikan berbagai aspirasi terkait sejumlah isu strategis di daerah, mulai dari sektor pendidikan, ketenagakerjaan, pelayanan kesehatan hingga transparansi penggunaan anggaran publik.
Untuk memastikan jalannya aksi tetap tertib, aparat keamanan gabungan telah bersiaga di sejumlah titik sekitar lokasi demonstrasi. Pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi guna menjaga keamanan peserta aksi sekaligus pengguna jalan yang melintas di kawasan Interchange Karawang Barat.
Dalam orasinya, massa menyampaikan berbagai tuntutan yang dianggap perlu mendapatkan perhatian pemerintah daerah. Aksi berlangsung dinamis dengan berbagai bentuk penyampaian aspirasi yang dilakukan secara bergantian oleh para peserta.
Baca Juga: Tembus Puluhan Triliun! Anggaran Kemendiktisaintek Disetujui DPR, Tapi Kok Masih Kurang Segini?
Situasi sempat memanas ketika sejumlah peserta aksi melakukan pembakaran ban di tengah jalan sebagai simbol protes terhadap berbagai persoalan yang mereka soroti. Meski demikian, aparat keamanan yang telah bersiaga sejak awal mampu mengendalikan situasi sehingga tidak terjadi gesekan maupun tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Danramil 0411/Telukjambe Kodim 0604/Karawang, Kapten Inf Joko Siswoyo, menegaskan bahwa kehadiran aparat keamanan bertujuan untuk menjamin seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan sesuai aturan yang berlaku.
“Kami dari unsur TNI-Polri hadir untuk memastikan jalannya penyampaian aspirasi ini tetap berada dalam koridor hukum dan tertib. Pendekatan yang kami lakukan mengutamakan tindakan persuasif dan humanis,” ujar Kapten Inf Joko Siswoyo saat berada di lokasi aksi.
Menurutnya, aparat tidak hanya fokus pada pengamanan peserta demonstrasi, tetapi juga menjaga keselamatan masyarakat umum yang beraktivitas di sekitar lokasi. Karena itu, koordinasi terus dilakukan dengan pihak penyelenggara aksi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas.
Koordinasi yang baik antara petugas keamanan dan koordinator lapangan (korlap) aksi menjadi salah satu faktor utama yang membuat demonstrasi berjalan lancar. Setiap perkembangan situasi di lapangan dapat dikomunikasikan dengan cepat sehingga potensi ketegangan berhasil diminimalisir.
Baca Juga: Manajemen Bencana, Jurusan yang Mempersiapkan Ahli Tanggap Darurat dan Mitigasi Risiko
Setelah seluruh tuntutan dan aspirasi disampaikan melalui orasi secara bergantian, massa aksi mulai membubarkan diri menjelang sore hari. Proses pembubaran berlangsung tertib tanpa insiden berarti.
Arus lalu lintas yang sebelumnya mengalami perlambatan akibat konsentrasi massa berangsur kembali normal setelah peserta aksi meninggalkan lokasi. Kendaraan yang sempat tersendat di sekitar kawasan Interchange Karawang Barat kembali dapat melintas dengan lancar.
Baca Juga: Hanya Naik Tipis, Mengapa Anggaran Sektor Politik dan Keamanan Tahun Ini Terkesan Ditahan?
Secara keseluruhan, aksi unjuk rasa Aliansi BEM Karawang berlangsung damai dan terkendali. Aparat keamanan bersama pihak penyelenggara berhasil menjaga situasi tetap kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.
Demonstrasi tersebut menjadi salah satu bentuk penyampaian aspirasi masyarakat yang berjalan sesuai mekanisme demokrasi, dengan tetap mengedepankan ketertiban, keamanan, dan kepentingan publik. ***




