POJOKSATU.id, KARAWANG - Program mudik gratis bertajuk “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” yang digelar Polres Karawang pada Lebaran 2026 mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Ribuan warga memanfaatkan kesempatan ini untuk pulang ke kampung halaman tanpa harus memikirkan biaya transportasi.
Sebanyak 1.197 pemudik resmi diberangkatkan menuju berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mereka diberangkatkan menggunakan total 23 armada bus yang telah disiapkan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan sektor swasta.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan mengungkapkan bahwa tingginya minat masyarakat sudah terlihat sejak hari pertama pendaftaran dibuka. Antusiasme ini menunjukkan bahwa program mudik gratis masih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pendaftaran program ini dilakukan di Satlantas Polres Karawang, yang kemudian dilanjutkan dengan proses daftar ulang sekaligus pengambilan tiket pada 3 hingga 4 Maret 2026. Dari seluruh tahapan tersebut, tercatat sebanyak 1.197 peserta dipastikan berangkat dalam program mudik gratis tahun ini.
Baca Juga: Pemkab Karawang Sambut Yonif TP 941/Sangga Buana, Perkuat Keamanan dan Ketahanan Pangan
Jumlah tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Karawang dan Apindo yang bersama-sama menghadirkan solusi mudik yang aman dan terjangkau. Kolaborasi ini tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalur mudik.
Untuk menunjang kelancaran perjalanan, panitia menyiapkan total 23 armada bus. Rinciannya terdiri dari 15 bus dari pemerintah daerah, 6 bus hasil partisipasi perusahaan melalui Kadin dan Apindo, serta 2 armada bus yang disiapkan oleh Polres Karawang.
Dengan jumlah armada tersebut, seluruh peserta dipastikan mendapatkan fasilitas transportasi yang layak dan nyaman selama perjalanan menuju kampung halaman masing-masing.
Wildan menjelaskan bahwa pada tahun ini terdapat penambahan rute perjalanan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya hanya mencakup kota-kota di Jawa Tengah, kini program mudik gratis juga menjangkau wilayah Jawa Timur.
Baca Juga: Wakapolri Puji Inovasi Pelayanan Mudik di Pos Terpadu KM 57 Karawang
Beberapa kota tujuan yang menjadi favorit di antaranya Yogyakarta, Solo, dan Purwokerto. Selain itu, rute baru menuju Surabaya juga menjadi pilihan bagi pemudik yang ingin pulang ke Jawa Timur.
Menurut Wildan, tujuan ke Yogyakarta masih menjadi yang paling diminati oleh peserta, disusul Solo dan Purwokerto. Hal ini menunjukkan bahwa wilayah Jawa Tengah tetap menjadi destinasi utama para pemudik asal Karawang.
Tidak hanya menyediakan fasilitas transportasi, panitia juga memberikan bingkisan kepada para pemudik sebelum keberangkatan. Bingkisan ini menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan dari pemerintah daerah kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan jauh.
Sementara itu, Bupati Karawang Aep Syaepuloh menegaskan bahwa program mudik gratis ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.
Baca Juga: Bupati Aep Pastikan Stok BBM Karawang Aman Jelang Mudik Lebaran
Ia menekankan bahwa pemerintah ingin memastikan masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan selamat. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mengurangi beban lalu lintas akibat tingginya penggunaan kendaraan pribadi saat musim mudik.
Menurut Aep, keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang terlibat, mulai dari kepolisian, dunia usaha, hingga para relawan yang turut membantu pelaksanaan di lapangan.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program mudik gratis tahun ini. Kolaborasi yang terjalin dinilai menjadi kunci utama dalam menghadirkan layanan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pasutri Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Karawang
Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan program ini agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Dengan demikian, manfaatnya bisa dirasakan secara lebih luas dan merata.
Program mudik gratis ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan tradisi mudik yang lebih tertib, aman, dan terorganisir. Dengan fasilitas yang disediakan, masyarakat tidak hanya dimudahkan, tetapi juga didorong untuk memilih moda transportasi yang lebih aman.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat serta dukungan penuh dari berbagai pihak, program “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” diharapkan terus menjadi solusi nyata bagi warga Karawang dalam menyambut Lebaran bersama keluarga di kampung halaman. ***




