POJOKSATU.ID - Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang ditetapkan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) ke-30 Tahun 2024 disambut dengan antusiasme tinggi oleh masyarakat dan pemerintah setempat.
Penunjukan ini menandai kembalinya Kalimantan Timur sebagai tuan rumah MTQ Nasional setelah hampir setengah abad lamanya, tepatnya sejak tahun 1976.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim, Sri Wahyuni, mengungkapkan bahwa pihaknya awalnya mengusulkan Kaltim sebagai tuan rumah MTQ Nasional pada tahun 2026 untuk memperingati 50 tahun sejak terakhir kali menjadi tuan rumah.
Baca Juga: Gerakan Boikot Dinilai Efektif, Beberapa Brand Terafiliasi dengan Israel mengalami Penurunan Drastis
Namun, sesuai arahan Presiden RI, pelaksanaan MTQ Nasional 2024 diputuskan digelar di Kalimantan Timur sebagai bagian dari momentum transisi pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Nusantara.
"Kaltim kini menjadi sorotan nasional dan internasional karena adanya IKN. Kita sangat bangga dipilih menjadi tuan rumah MTQ Nasional. Bayangkan saja, setelah upacara 17 Agustus di IKN, sebulan kemudian ada MTQ di Kaltim. Ini akan menjadi gaung yang luar biasa," ujar Sri Wahyuni saat menjadi narasumber dalam Talkshow iBreak di iNews TV, Rabu (7/8/2024), yang membahas kesiapan pelaksanaan MTQ Nasional.
Sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kaltim, Sri Wahyuni memastikan bahwa pelaksanaan MTQ Nasional di Benua Etam akan berbeda dari sebelumnya.
Selain kompetisi utama cabang lomba dalam musabaqah, berbagai kegiatan menarik telah dipersiapkan untuk memeriahkan MTQN 2024.
"Kami akan memperkaya kegiatan MTQ dengan berbagai side event, seperti pameran, expo makanan halal, budaya antar bangsa, dan kaligrafi internasional. Kami juga menyiapkan booth untuk LPTQ se-Indonesia. Melalui Kementerian Agama, kami mengundang tamu dari Serawak, Malaysia, dan Brunei Darussalam," jelas Sri Wahyuni.
Dengan penyelenggaraan MTQ Nasional ini, Sri Wahyuni berharap Kalimantan Timur dapat dikenang sebagai tuan rumah yang meninggalkan kesan mendalam.
Baik bagi para kafilah dan tamu undangan yang hadir langsung, maupun bagi suporter, penonton, dan warga tanah air yang menyaksikan pelaksanaan MTQ Nasional melalui layar kaca. ***
