POJOKSATU.id, JEMBER – Gelaran gerak jalan tradisional Tanggul-Jember (Tajemtra) tahun 2026 akhirnya digelar, Sabtu, (5/9/2026).

Selain membuka Tajemtra 2026, Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), juga memutuskan berjalan kaki bersama para peserta.

Orang nomor satu di Jember itu bertekad untuk menyelesaikan rute sejauh 30 kilometer meskipun kondisi kesehatannya sedang tidak prima.

Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Indonesia Melintas Batas, Malaysia Deklarasikan Keadaan Darurat Udara!

Dalam sambutannya saat membuka acara di titik start, Gus Fawait secara terang-terangan mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya disarankan oleh tim medis untuk beristirahat dan tidak memaksakan diri. 

Namun, anjuran tersebut ia tolak lantaran tekadnya yang sudah bulat untuk membersamai rakyatnya.

"Kawan-kawan, saya menurut dokter dianjurkan untuk tidak mengikuti Tajemtra. Tapi saya tidak ingin kalau tidak membersamai kalian-kalian semua," ungkap Gus Fawait di hadapan lautan peserta yang memadati lokasi.

Baca Juga: Erupsi Gunung Anak Krakatau masih berlangsung dan memunculkan suara gemuruh yang terdengar hingga sejumlah wilayah.

Lebih mengejutkannya lagi, Gus Fawait mengaku bahwa beberapa saat sebelum acara dimulai, ia masih dalam kondisi mendapatkan perawatan medis. 

Ia bersikeras bahwa dirinya harus ikut berjalan kaki hingga garis akhir di Alun-alun Jember.

"Tadi saya masih diinfus, saya bilang, saya ndak mungkin tidak membersamai orang-orang dan masyarakat Jember dari kecamatan, dari puskesmas, dari sekolah, dari rumah sakit. Kita jalan bareng-bareng dari sini ya? Berikhtiar sampai alun-alun Jember," tegas bupati yang disambut riuh sorai antusiasme para peserta.

Baca Juga: 35 Ribu PPPK Nyaris Kepung Istana, Mendadak Batal! 4 Tuntutan Diklaim Dikabulkan

Tidak sekadar hadir dan berjalan, Gus Fawait juga menyempatkan diri menyapa berbagai elemen penting yang turut menyukseskan gelaran akbar tersebut. 

Ia mengabsen satu per satu jajaran yang hadir, mulai dari Anggota DPR RI Charles Meikyansyah, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Jember, jajaran Forkopimda, instansi vertikal, pimpinan partai politik, hingga tokoh agama dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait membawa kabar membanggakan terkait rekor baru Tajemtra tahun ini. 

Berdasarkan data dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), event Tajemtra 2026 resmi dinobatkan sebagai gelaran dengan jumlah peserta terbanyak dan terbesar sepanjang sejarah pelaksanaannya.

Baca Juga: Pendaftaran Perlinsos Digital Resmi Diperpanjang Hingga Akhir 2026, Simak Cara Daftarnya Lewat HP!

Tercatat total peserta Tajemtra 2026 mencapai 25.613 orang. 

Angka ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah pelaksanaan Tajemtra dibandingkan tahun-tahun sebelumnya seperti 2024 (15.155 peserta) dan 2025 (15.171 peserta).

Menutup arahannya, Gus Fawait menitipkan pesan penting terkait sportivitas dan empati di sepanjang rute 30 kilometer tersebut. 

Baca Juga: RUU Perampasan Aset, Pakar Sebut Ada Potensi jadi Alat Oligarki dan Senjata Politik

Ia menegaskan bahwa kekuatan utama dari acara ini bukanlah persaingan, melainkan kebersamaan.

"Kalau ada yang semaput (pingsan), harus saling bantu karena Tajemtra ini filosofinya adalah gotong royong," pungkasnya. ***