POJOKSATU.id - Hari pertama masuk sekolah setelah libur lebaran, puluhan siswa sekolah dasar di Lumajang, Jawa Timur terpaksa diliburkan.
Pada Rabu (9/4) pagi terlihat orang tua siswa Sekolah Dasar Negeri Jugosari 3 mencoba melihat kondisi akses jalan menuju sekolah setelah semalam diterjang banjir lahar hujan Gunung Semeru.
Akses jembatan limpas terpantau tertimbun material vulkanik berupa batu-batu besar sehingga sangat sulit dilalui.
Meski demikian, sejumlah warga tetap nekat melintasi jalur tersebut.
Sementara itu pihak SD Negeri Jaugosari 3 menyatakan bahwa setengah dari jumlah siswanya diliburkan sementara.
Hal ini dilakukan karena kondisi dusun Sumberlangsap yang terisolasi tidak memungkinkan mereka untuk datang ke sekolah.
Baca Juga: Tragedi Tragis Kakak Tega Bacok Adiknya hingga Tewas di Sumsel, Pelaku Emosi Gara-Gara Pintu
"Iya gak yang sekolah ini, cuma separuh saja," kata Yulianti, kepala sekolah SD N Jugosari.
"Kurang lebih 40 anak dari 88 jadi, separuh," lanjutnya.
Sementara itu pihak desa setempat mengaku masih terus berupaya membuka akses jalan menuju Dusun Sumberlangsap.
"Tetap kita berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk membuka akses ini bagaimana nanti bisa dilewati seperti hari kemarinya soalnya kemarin juga kita buka kita perbaiki jalannya," kata Mahmudi, kepala desa Jugosari.***



