POJOKSATU.id, JEMBER – Kabar membanggakan datang dari Dekranasda Jember melalui program pemberdayaan masyarakat.
Kali ini Jember dipercaya untuk menggelar pelatihan membatik terbesar se-Indonesia
Tak tanggung-tanggung, kucuran dana dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencapai Rp 300 juta.
Bantuan itu disalurkan melalui Direktorat Vokasi.
Wakil Sekretaris Dekranasda Jember, Puspita Yuandini menyampaikan kabar baik tersebut pada Selasa (30/6/2026).
Ia menyebut program ini bisa terwujud berkat dukungan penuh Bupati dan Ketua Dekranasda, Ghyta Eka Puspita (Ning Ghyta).
Baca Juga: Banyuwangi Jadi Contoh Pilot Project Bansos Digital Nasional
Dini menjelaskan bahwa nilai bantuan yang diterima Jember tahun ini meningkat pesat dari sebelumnya sebesar Rp 80 juta.
Ia menegaskan bahwa kucuran dana ratusan juta ini menjadikan program pelatihan di Jember sebagai yang paling masif.
Skala pesertanya melampaui berbagai daerah lain di tingkat nasional.
"Dan itu adalah terbesar Dekranasda se-Indonesia," ungkap Puspita.
Bantuan dana tersebut akan difokuskan untuk memberdayakan 50 orang peserta.
Sasarannya adalah anak-anak muda berusia 17 hingga 24 tahun yang tidak sedang menempuh pendidikan.
Kegiatan ini akan berlangsung intensif selama 50 kali pertemuan di Desa Pringgondani, Kecamatan Sumberjambe.
Puspita menjelaskan jika Desa Pringgondani dipilih sebagai pusat pelatihan karena dinilai sebagai wilayah prioritas untuk pemerataan pembangunan di Jember.
Baca Juga: Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Karawang Minta Anggota Cepat Respons Keluhan Warga
Langkah penentuan lokasi ini juga sejalan dengan arahan langsung dari Bupati Jember, Muhammad Fawait.
Gus Fawait meminta agar program pemerintah dapat menyentuh masyarakat hingga ke wilayah pelosok desa.
TIdak hanya diajarkan keterampilan dasar menggambar dan membatik, peserta juga akan dibekali ilmu mengenai pemilihan bahan baku hingga penggunaan peralatan yang tepat.
Baca Juga: Warga Laporkan Dugaan Kejanggalan PADes Mertapadawetan ke Kejari Cirebon
Kurikulum pelatihannya dirancang komprehensif dengan memasukkan strategi pemasaran produk secara digital.
Peserta bahkan akan mendapat pendampingan langsung untuk pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Sebagai penunjang kelancaran program, fasilitas lengkap telah disiapkan oleh penyelenggara.
Baca Juga: Welcome Back! Rachmad Hidayat dan Ikhsan Chan Resmi Kembali Perkuat PSMS Medan
Seluruh peserta dipastikan akan memperoleh perlengkapan membatik gratis selama masa pelatihan.
Menurut Puspita, kepercayaan besar dari Kemendikdasmen ini merupakan bentuk apresiasi nyata pemerintah pusat.
Hal ini tak lepas dari keberhasilan program pemberdayaan yang selama ini dipimpin oleh Ning Ghyta.
Melihat kesuksesan pelaksanaan program ini, Dekranasda Jember semakin optimis melangkah ke depan.
Mereka bahkan berani memasang target pencapaian dan bantuan yang jauh lebih tinggi.
"Tahun depan targetnya semoga saja 1 miliar," pungkas Puspita.***



