POJOKSATU.id, JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus melakukan eskpansi jangkauan program layanan kesehatan homecare.
Program ini secara khusus memperluas sasarannya kepada para tokoh agama dan tokoh masyarakat di berbagai pelosok wilayah, salah satunya di Kecamatan Arjasa.
Langkah taktis Pemkab Jember ini mendapat sambutan hangat dari kalangan ulama.
Baca Juga: Bukan di Masjid, Walkot Bekasi Gelar Maulid di Pasar Baru: Jamin Penataan Tak Bikin Pedagang Sepi
Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Desa Kamal, KH Abdul Hakim, merespons positif kehadiran tim medis yang datang langsung menyambangi kediamannya untuk melakukan pemeriksaan.
Kyai Abdul Hakim menilai pemantauan kondisi fisik secara berkala sangat krusial, terutama bagi para tokoh agama agar tetap produktif dalam membina umat.
"Kontrol kesehatan secara rutin itu vital. Langkah Gus Bupati menghadirkan layanan langsung ke masyarakat ini sangat tepat dan menjawab kebutuhan warga," ungkap Kyai Abdul Hakim usai menjalani serangkaian tes medis yang hasilnya menyatakan kondisi fisiknya dalam keadaan prima.
Baca Juga: Alat Berat Sentul City Masuk Lahan Warga di Bojong Koneng, Pemilik Siap Tempuh Jalur Hukum
Ia juga mendorong agar masyarakat luas memanfaatkan fasilitas gratis ini secara maksimal.
Dalam kunjungan tersebut, hadir pula Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, bersama Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem).
Helmi menegaskan bahwa sosialisasi homecare ke kediaman para tokoh ini bertujuan untuk memastikan para pimpinan lintas agama mendapatkan jaminan akses medis yang cepat dan memadai.
Baca Juga: Perluasan SMKN 2 Bandung Sentuh 26 Rumah Warga, DPRD Jabar Turun Tangan
Sebagai bentuk penghormatan dan pelayan ekstra, Pemkab Jember telah menyiapkan fasilitas fast track atau jalur cepat khusus bagi tokoh agama yang mendadak membutuhkan penanganan darurat.
"Jika ada keluhan kesehatan, para tokoh bisa langsung berkoordinasi dengan puskesmas setempat untuk penanganan di rumah atau penanganan tingkat lanjutan di RSD dr. Soebandi," terang Helmi.
Secara akumulatif, Pemkab Jember menargetkan program homecare ini dapat menyentuh 25.000 penerima manfaat yang tersebar di seluruh penjuru daerah secara bertahap.
Sinergi antara pemerintah daerah, tenaga medis, dan tokoh masyarakat ini diharapkan mampu menjaga stabilitas kesehatan para ulama yang memegang peran sentral dalam membina masyarakat, sejalan dengan visi besar menuju Indonesia Emas 2045. ***



