POJOKSATU.id, JEMBER – Keluhan mengenai persoalan sampah yang disampaikan salah satu Ketua RT di Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji, mendapat perhatian serius dari Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait).
Dalam dialog pada agenda Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) tersebut, Gus Fawait membeberkan strategi jangka panjang hingga langkah konkret penanganan sampah di Kabupaten Jember.
Gus fawait mengungkapkan bahwa Pemkab Jember tengah menyiapkan investasi pengolahan sampah berskala besar bernilai triliunan rupiah di TPA Pakusari.
Dengan teknologi pengolahan tersebut, ia optimistis masalah sampah di Jember akan teratasi secara permanen dalam beberapa tahun ke depan.
"Jadi di tahun 2028 mendatang, Jember ini malah justru akan kekurangan sampah. Kita bahkan siap membantu pengolahan sampah dari kabupaten-kabupaten di sekitar kita," ujar Gus Fawait.
Meski demikian, sembari menunggu fasilitas pengolahan modern tersebut beroperasi penuh pada 2028, bupati menegaskan Pemkab tidak tinggal diam.
Baca Juga: OTT Bupati Pemalang, Pegawai KPK Lilik Budi Ditangkap Bersama Ayahnya Dugaan Pemerasan
Ia meminta peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan mulai dari tingkat rumah tangga.
Gus Fawait mengimbau warga agar terbiasa memilah dan memisahkan antara jenis sampah organik dan anorganik.
Guna memupuk kesadaran warga dan pihak desa, Pemkab Jember bakal menggelar ajang perlombaan pengolahan sampah pada akhir tahun mendatang.
Baca Juga: Grab Gandeng Kemenhub dan AISI, Latih 1.052 Mitra Pengemudi untuk Tingkatkan Keselamatan Berkendara
"Nanti akan saya lombakan di akhir tahun, baik untuk kecamatan, pemerintah desa, sampai Puskesmas yang paling bisa mengelola sampahnya dengan baik," jelasnya.
Seperti diketahui, Pemkab Jember tengah mempersiapkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang akan dibangun di TPA Pakusari.
Hal ini bisa terwujud karena Jember menjdai salah satu kabupaten yang mendapatkan projek dari Pemerintah Pusat, dan anggarannya mencapai Rp 1-2 triliun.
Tak hanya soal sampah, dalam kesempatan yang sama Gus Fawait juga merespons keluhan warga terkait tarif parkir per jam di RSD Soebandi.
Bupati berjanji akan mereview dan mengevaluasi aturan tarif tersebut bersama jajaran direksi rumah sakit, sekaligus menyiapkan pembangunan gedung parkir bertingkat.
Baca Juga: Saksi Kasus TPPU Febrie Ardiansyah Mangkir dari Pemeriksaan Tim Sembilan, Alasannya Tidak Jelas
Di akhir tanggapannya, Gus Fawait meminta masyarakat dan para pengurus RT/RW untuk tetap tenang serta bersabar terkait penataan kesejahteraan daerah.
Ia memastikan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperjuangkan perbaikan insentif dan fasilitas publik bagi masyarakat Jember. ***



