POJOKSATU.id, JEMBER - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bersama Perumda Perkebunan (PP) Kahyangan berhasil mengumpulkan 50 kantong darah.

Pencapaian itu didapat dalam kegiatan jalan sehat dan aksi sosial donor darah yang digelar pada Minggu (23/8/2026). 

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut memuji langkah manajemen yang dinilai sangat peduli terhadap sesama.

 Baca Juga: Mengunjungi RSUD Ende Pasca-gempa, Pasien Dirawat di Tenda, Tenaga Kesehatan Mulai Kelelahan

"Saya menyampaikan terima kasih kepada jajaran direksi PP Kahyangan, terutama Mas Gogot Cahyo Baskoro yang telah memberikan apresiasi kepada PMI dengan mengundang kegiatan gebyar hari ini. Para beliau memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kemanusiaan," ujar Zainollah.

Kegiatan sosial ini disambut dengan antusiasme yang luar biasa oleh ratusan peserta jalan sehat yang terdiri dari direksi dan karyawan dari lima kebun jajaran PP Kahyangan.

Berkat semangat kepedulian dari keluarga besar perusahaan daerah tersebut, pihak PMI Jember berhasil mengumpulkan 50 kantong darah dalam waktu yang terbilang singkat. 

 Baca Juga: Mengenal Hotspot Karhutla, Titik Panas yang Dipantau Lewat Satelit

Zainollah mengapresiasi tingginya minat donor dari para peserta, yang sangat membantu mengamankan ketersediaan darah di Kabupaten Jember.

“Karena ini sudah luar biasa sekali antusiasme dari PP Kahyangan (direksi dan karyawan) yang memberikan kontribusi pada kegiatan donor darah hari ini,” ungkap Zainollah. 

Tambahan 50 kantong darah dari PP Kahyangan ini menjadi angin segar bagi PMI Jember. 

 Baca Juga: Gempa NTT Terus Mengguncang, Jumlah Pengungsi Bertambah Jadi 110.785 Orang

Pasalnya, Zainollah membeberkan bahwa belakangan ini grafik permintaan darah dari masyarakat dan rumah sakit sedang mengalami tren kenaikan.

"Kita memang pada periode akhir-akhir ini ada peningkatan permintaan sampai 10 persen. Jadi kami memang harus menyediakan stok yang berlebih," paparnya menjelaskan situasi terkini ketersediaan darah.

Tak hanya fokus pada kebutuhan lokal, PMI Jember rupanya juga tengah bersiaga memantau situasi bencana gempa bumi yang baru saja mengguncang kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Kebutuhan medis, termasuk pasokan darah untuk para korban gempa, menjadi salah satu prioritas yang disiapkan oleh PMI Jember.

 Baca Juga: Unsoed Buka Suara Kasus OTT KPK, BEM Kawal Proses Hukum, Aliansi Soedirman Melawan Gelar Aksi

Terkait hal tersebut, Zainollah menegaskan bahwa pihaknya siap kapan saja jika mendapat instruksi pengiriman bantuan stok darah ke wilayah terdampak.

"Kami sewaktu-waktu siap untuk memberikan bantuan stok kepada saudara-saudara yang tertimpa gempa di NTT. Paling tidak kami harus menyiapkan stok dalam jumlah yang diminta, yang tentunya harus lebih dari cukup," pungkasnya.

Melalui sinergi bersama instansi seperti PP Kahyangan Jember, PMI berharap pasokan darah akan terus aman, baik untuk memenuhi kebutuhan harian di Jember maupun sebagai bentuk solidaritas penanggulangan bencana nasional. ***