POJOKSATU.ID - Rombongan bus yang membawa satgas Partai Hanura, mengalami Kecelakaan di Tol Solo-Ngawi, pada Minggu 4 Februari 2024.

Dari beberapa sumber yang diterima, bahwa rombongan tersebut dari Jakarta dan ingin pulang ke wilayah Surabaya. Dari kecelakaan tersebut membuat tiga penumpang meninggal dunia dan belasan orang alami luka-luka.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Timur (Jatim) Kombes Komarudin mengatakan, insiden kecelakaan ini bermula saat bus yang mengangkut rombongan kader Partai Hanura tersebut ingin mendahului truk yang ada di depannya.

Baca Juga: Langkah Polda Jatim Ciptakan Zero Knalpot Brong, Berikan Sanksi Sosial Dengan Kucilkan Pengguna Knalpot Yang Membandel

"Jadi kejadiannya di Tol Ngawi, KM554. Kronologi awalnya ini, bus berjalan dari arah barat ke timur, ini menurut keterangan saksi yang ada di lokasi ya. Pengemudi ini mau nyalip truk di depannya, tapi ternyata out of control, sehingga menabrak pembatas dan terbalik," kata Komarudin.

Terkait dengan kecepatan kendaraan atau bus tersebut, pihaknya akan menurunkan Tim Traffic Accident Analisis (TAA). Lalu, untuk situasi lalu lintas saat ini sudah kembali normal meski sempat tersendat.

Baca Juga : Bantuan Sosial dan Gizi Buruk Masih Menjadi Polemik Indonesia

"Diduga karena kurang konsentrasi, bus pun menabrak median jalan hingga terguling, terseret, dan menghantam pagar pembatas jalan. Akibatnya, badan bus rusak parak dengan posisi melintang, menutupi badan jalan Tol Solo-Ngawi," tegas dia.

Akibat kejadian tersebut, sopir bus, Catur Pancoro (47), asal Tulangan Sidoarjo, meninggal dunia saat dilakukan perawatan di rumah sakit. Sementara 2 penumpang bus lainnya meninggal di lokasi kejadian.

Baca Juga : 5 Website Buat Poster Disney Cepat dan Mudah

“Ada 3 orang yang meninggal dunia. 1 sopir, 2 penumpang meninggal dunia di TKP," ucap dia.

Dua penumpang yang meninggal di TKP yakni Hadi umar F (21) asal Mojo Lebak Mojokerto, dan Aditya Sapulete (38) warga Cungkup Pucuk Lamongan.

Sementara 16 penumpang lainnya saat ini menjalani perawatan di RSUD Widodo Ngawi. Sempat terjadi kemacetan panjang sebelum kendaraan bus dievakuasi.

"Saat ini kendaraan bisa telah dievakuasi dan kondisi lalu lintas kembali lancar," tutup dia.***