POJOKSATU.id, JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mengambil langkah taktis guna mempercepat akselerasi pelayanan publik dan program pembangunan. 

Langkah tersebut diwujudkan melalui perombakan jajaran birokrasi di sejumlah instansi.

Proses pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini menyasar para pejabat Administrator, Pengawas, hingga penyerahan Surat Keputusan (SK) bagi Kepala Puskesmas. 

Baca Juga: Kulit Wajah Kering dan Mengelupas? Coba 8 Kebiasaan Sederhana Ini

Upacara pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, di Pendopo Wahyawibawagraha pada Rabu (16/9/2026) malam.

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menjelaskan bahwa rotasi dan mutasi posisi ini merupakan hal yang wajar serta menjadi bagian dari penyesuaian rutin dalam roda organisasi pemerintahan.

“Ini bukan evaluasi negatif ya, tetapi bagian penyegaran agar kinerja masing-masing puskesmas dalam memberikan layanan semakin maksimal,” ujar Gus Fawait usai pelantikan.

Baca Juga: Petahana Kembali Bertarung! Dini Novi Andriyani Siap Lanjutkan Pembangunan Sindangkarya

Dalam perombakan kali ini, Gus Fawait menuturkan bahwa Pemkab Jember menerapkan strategi khusus. 

Figur-figur muda kini lebih banyak dipercaya untuk memegang kendali di wilayah teritorial, seperti di tingkat kecamatan. 

Sementara itu, para pejabat senior difokuskan untuk memperkuat barisan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca Juga: Merasa Lembaga Negara Direndahkan, Komisi III DPRD Akan Lakukan Sidak Gabungan Dua Perusahaan Bakal Ditutup

Strategi penempatan sumber daya manusia (SDM) ini diharapkan mampu mendongkrak pencapaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), terutama dalam menekan angka kemiskinan dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Jember.

Selain penataan birokrasi, sektor layanan kesehatan menjadi sasaran tembak utama perbaikan Pemkab Jember ke depan. 

Gus Fawait menaruh harapan besar kepada para Kepala Puskesmas yang baru dilantik agar mampu mewujudkan target-target kesehatan yang telah dicanangkan.

“Sektor layanan kesehatan menjadi salah satu fokus perbaikan utama. Lewat jajaran Kepala Puskesmas yang baru dilantik, Pemkab Jember menargetkan lonjakan kapasitas pada program berobat gratis dan homecare,” tegasnya.

Menurut Gus Fawait, jika sebelumnya layanan kesehatan gratis dan homecare tersebut baru menjangkau sekitar 25 ribu warga, Pemkab Jember kini menargetkan peningkatan cakupan hingga 50 ribu orang dalam waktu dekat. 

Baca Juga: Bukan Prabowo atau Sudaryono, Gibran Langsung Minta Maaf ke Korban Keracunan MBG

Program ini proyeksikan terus melonjak hingga 100 ribu penerima manfaat pada tahun berikutnya.

Terkait dengan sejumlah pos jabatan di lingkungan Pemkab Jember yang saat ini masih kosong atau diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt), Gus Fawait memastikan proses pengisian akan dilakukan secara terbuka. 

Pemkab Jember berencana menggelar lelang jabatan yang transparan pada rentang bulan November atau Desember mendatang. ***