POJOKSATU.id - Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur mengeluarkan peringatan dini, terhadap potensi cuaca ekstrem dibeberapa wilayah di Jawa Timur (Jatim).
Menurutnya, memasuki puncak musim penghujan ini, berpotensi terjadi banjir, hujan lebat, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, angin puting beliung, hingga hujan es.
Oleh karena itu, hendaknya masyarakat wasapada terhadap ancaman cuaca ekstrem ini. Terlebih masyarakat yang tinggal dibeberapa daerah di Jawa Timur.
Baca Juga: Laura Meizani Hilang Dari Rumah Sakit Polri, Dipindah Sejak Pekan Lalu?
Diantaranya seperti Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Kota Batu, Kota Madiun, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota Surabaya dan Lamongan.
Selain itu, daerah lain seperti Lumajang, Magetan, Madiun, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sidoarjo, Situbondo, Tuban, Blitar, Kota Kediri, Pacitan, Trenggalek, Sumenep, Tulungagung, Bangkalan, Banyuwangi, Kota Probolinggo, dan Kota Blitar juga harus waspada terdapat potensi cuaca ekstrem tersebut.
Pasalnya, saat ini beberapa wilayah di Jatim tersebut sudah memasuki musim hujan dan beberapa wilayah berada pada puncak musim hujan.
Baca Juga: Diam-diam Hamil Anak Ketiga, Zaskia Gotik Gelar Tasyakuran 7 Bulanan
Aktifnya monsun asia, adanya fenomena gelombang atmosfer aquatoral kelvin, serta adanya pertemuan dan perlambatan angin di Jatim, menyebabkan peningkatan awan-awan penghujan di wilayah ini.
Selain itu, kondisi ini juga didukung dengan kelembapan udara yang lembab, dari lapisan bawah hingga atas, serta kondisi atmosfer di Jatim yang labil.
Dengan adanya kondisi ini, BMKG Juanda menghimbau kepada seluruh masyarakat maupun instansi terkait, untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, berupa hujan sedang hingga lebat dengan disertai angin dan petir selama sepekan ke depan.
Baca Juga: Sudah Isi DRH PPPK 2024? Ini 6 Langkah Penting yang Harus Dilakukan Agar Bisa Mendapatkan SK
"Wilayah dengan topografi curam/bergunung/bertebing, diharapkan lebih waspada terhadap dampak yang ditimbulkan. Seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, jalan licin, pohon tumbang, serta berkurangnya jarak pandang," imbuhnya.***



