POJOKSATU.id, JEMBER – Gelaran akbar Jember Fashion Carnival (JFC) 2026 tinggal hitungan hari.
Karnaval busana kebanggaan Indonesia ini dijadwalkan bakal memeriahkan jalanan Kota Jember pada 24 hingga 26 Juli mendatang.
Menjelang hari pelaksanaan, pihak panitia terus tancap gas memacu segala persiapan termasuk kostum dan koreografi peserta.
Baca Juga: Jember Siap Sulap Sampah Jadi Listrik Lewat Investasi Triliunan Rupiah
Presiden JFC, Budi Setiawan memastikan bahwa tahapan persiapan secara keseluruhan saat ini telah menyentuh angka 85 persen.
Pria yang akrab disapa Iwan tersebut memaparkan fokus utama timnya saat ini.
Seluruh kru maupun peserta dinilai tengah berada pada fase penentuan yang sangat krusial.
Baca Juga: Sasar Remaja Putus Sekolah di Area Pelosok, Dekranasda Jember Cetak Wirausaha Batik Baru
"Dalam sebulan ke depan, perhatian utama kami adalah memaksimalkan kualitas penampilan dan aksi panggung para peserta," jelas Iwan, Jumat (2/7/2026).
Guna menyuguhkan penampilan yang spektakuler, para peserta tengah menjalani latihan koreografi secara intensif.
Lokasi pemusatan latihan kini dipindahkan secara khusus ke Lapangan Universitas Muhammadiyah Jember.
Baca Juga: Terima Kucuran Dana Rp 300 Juta, Dekranasda Jember Gelar Pelatihan Membatik Terbesar se-Indonesia
Bahkan, para peserta digembleng setiap hari mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WIB.
Langkah keras ini diambil panitia demi menciptakan keselarasan yang matang saat tampil menyusuri rute karnaval nanti.
Lebih lanjut, sejak Rabu malam, seluruh defile juga sudah mulai disatukan dalam sebuah sesi latihan gabungan.
Sebelumnya, para peserta telah fokus berlatih secara mandiri di kelompok masing-masing selama dua minggu penuh.
Kemajuan pesat tidak hanya terlihat dari sisi kekompakan gerak, tetapi juga dari aspek kesiapan busana.
Tim kurator JFC diketahui telah sukses merampungkan tahapan grand jury pada 26 hingga 28 Juni lalu.
Proses penyaringan ini bertujuan untuk menilai seluruh kelayakan kostum dari berbagai tema tahun ini.
Menanggapi hasil kurasi tersebut, Iwan memberikan apresiasi yang tinggi kepada para desainer dan peserta.
Ia menilai daya cipta yang dituangkan dalam busana kali ini sungguh luar biasa.
"Rancangan busana yang dipamerkan di hadapan juri sangat memukau dan melampaui perkiraan awal panitia," papar Iwan.
Sebagai kebanggan Indonesia dan Jember, JFC 2026 diyakini akan kembali mencuri perhatian dunia lewat pesona catwalk jalanannya yang ikonis. ***



