POJOKSATU.id, JEMBER – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember untuk mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp786,5 miliar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) mulai menemui titik terang.
Rencana besar yang tertuang dalam draf KUA-PPAS APBD 2027 ini mendapat lampu hijau dari legislatif, salah satunya dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Sinyal dukungan ini menguat setelah Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember turun langsung berkonsultasi dengan pihak PT SMI untuk membedah skema dan aturan main pinjaman tersebut.
Baca Juga: Kemendikdasmen Luncurkan Gernas RANA, Perkuat Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Bebas Kekerasan
Ketua Fraksi PPP DPRD Jember, Ikbal Wilda Fardana, menyampaikan bahwa pihaknya pada prinsipnya mendukung manuver eksekutif ini demi mempercepat akselerasi pembangunan daerah.
Perbaikan fasilitas publik, khususnya infrastruktur jalan, menjadi alasan utamanya.
Menurut Ikbal, perbaikan akses jalan sangat krusial sebagai urat nadi yang menggerakkan ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Serka Hudi Antar Lansia Pulang Usai Posyandu, Bukti Nyata 7 Pilar Pangkal Perjuangan Kodim Karawang
Ia meyakini, suntikan dana ratusan miliar ini mampu memeratakan roda ekonomi hingga ke kawasan pelosok desa, bukan hanya terpusat di wilayah perkotaan.
Selain itu, langkah meminjam dana di awal dinilai lebih realistis untuk menyiasati ancaman inflasi material di masa depan.
"Karena kita tahu harga bahan baku ini tiap tahun pasti naik, maka dengan percepatan (infrastruktur) ini jatuhnya akan menjadi lebih ekonomis," ungkap Ikbal saat dikonfirmasi, Jumat (7/8/2026).
Baca Juga: Apakah Barang yang Digadaikan Tetap Wajib Dizakati? Begini Penjelasan Fatwa MUI Nomor 67 Tahun 2022
Meski memberikan restu awal, Fraksi PPP tidak serta-merta memberikan cek kosong.
Ikbal menegaskan bahwa Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) harus berani buka-bukaan membedah rincian alokasi anggaran tersebut secara transparan.
Ia menyoroti secara khusus alokasi Rp200 miliar yang diproyeksikan untuk Penerangan Jalan Umum (PJU).
Fraksi PPP mempertanyakan kejelasan peruntukan dana fantastis tersebut kepada pihak eksekutif.
Baca Juga: Sulap Limbah Jerami Jadi Bernilai Ekonomi, Pertamina Regional JBB Raih Gold TJSL dan CSR Awards 2026
"Kami mempertanyakan apakah alokasi PJU itu sudah mencakup biaya pemeliharaan berkala, atau hanya sebatas pengadaan unit saja? Rincian pembangunan lainnya, mulai dari jalan, jembatan, hingga sektor pertanian juga harus dijelaskan secara detail," paparnya.
Fraksi PPP bahkan mendorong Pemkab Jember untuk mengkaji ulang besaran angka pinjaman tersebut jika memungkinkan.
"Menurut kami bila memungkinkan ada penyesuaian nominal, sehingga angka pinjaman bisa turun dari batas Rp786,5 miliar tersebut," tegas Ikbal.
Baca Juga: Dari Awal Dibangun, Diduga GTC Sudah Bermasalah
Ia mengingatkan bahwa kejelasan rincian ini adalah syarat mutlak sebelum dewan mengetok palu persetujuan final di sidang paripurna mendatang.
Sebagai informasi, peluang meminjam dana ke PT SMI ini merupakan kesempatan yang tidak dimiliki oleh semua daerah di Indonesia.
Rencananya, alokasi pinjaman ratusan miliar dalam KUA-PPAS 2027 tersebut akan disebar ke sejumlah pos strategis.
Baca Juga: Seribu Senjata Airsoft Gun di Pondok Pinang Milik Lokta Karya Perbakin, Sudah di Sana Sejak 2020
Pertama yakni dialokasikan sebanyak Rp400 miliar ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk pembangunan infrastruktur.
Kedua ada Rp200 miliar ke Dinas Perhubungan untuk pengadaan Penerangan Jalan Umum ( PJU).
Selanjutnya dana Rp130 miliar akan dialokasikan untuk pembangunan gedung dan pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi.
Dan terakhir Rp56,7 miliar untuk pembangunan gedung dan fasilitas tempat tidur pasien di RSD Balung. ***



