POJOKSATU.id, JEMBER - Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2026 resmi disahkan dalam rapat paripurna di DPRD Jember, Kamis (20/8/2026).
Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait) menyambut baik pengesahan ini dan menegaskan komitmen eksekutif untuk mempercepat pengentasan kemiskinan lewat pemenuhan layanan dasar.
"Tadi KUA PPAS untuk APBD tahun 2026 sudah disetujui, mudah-mudahan nanti kita bisa lebih konkret untuk menurunkan angka kemiskinan,” ujar Gus Fawait.
Berdasarkan dokumen Laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember terkait Perubahan KUA PPAS 2026, postur anggaran Jember mengalami sejumlah penyesuaian signifikan.
Sektor Belanja Daerah tercatat mengalami penambahan sebesar Rp 462,53 miliar (Rp 462.532.001.370,26), sehingga total belanja daerah melonjak dari Rp 4,50 triliun menjadi Rp 4,96 triliun.
Sementara itu, Pendapatan Daerah diproyeksikan mengalami sedikit koreksi, yakni berkurang sebesar Rp 3,06 miliar, sehingga total pendapatan pasca-pembahasan menjadi Rp 4,31 triliun.
Baca Juga: Kok Bisa Gaji 3 Juta Dianggap Kaya dan Masuk Desil 10? Mensos: BPS yang Ngukur
Untuk menyeimbangkan neraca keuangan, Penerimaan Pembiayaan Daerah mengalami kenaikan sebesar Rp 465,59 miliar, menjadikan Pembiayaan Neto melesat ke angka Rp 648,22 miliar.
Selain itu, Gus Fawait menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat setelah memberikan transfer Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp223 miliar.
Gus Fawait memastikan dana tersebut tidak akan melenceng dari program prioritas kerakyatan.
Baca Juga: BI Tahan Suku Bunga 5,75 Persen, Insentif Valas Diperluas dan QRIS Makin Murah
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia yang sudah sangat luar biasa melihat potensi-potensi pengembangan ekonomi di daerah. Beliau memberikan dana transfer yang tentu akan kita lihat surat lengkapnya dulu," tegas Gus Fawait usai paripurna, Kamis (20/8/2026).
Fokus utama pemanfaatan dana tersebut, menurut Gus Fawait, akan disinkronkan dengan hasil reses anggota dewan dan aspirasi dari bawah.
Ia membidik perbaikan infrastruktur krusial di pedesaan, seperti jalan berlubang, lampu penerangan jalan, hingga irigasi.
Selain infrastruktur fisik, Gus Fawait juga membeberkan bahwa KUA PPAS 2026 ini sangat pro-pendidikan dan kesehatan.
Ia memaparkan rekam jejak Jember yang telah mencetak 12.000 penerima beasiswa hingga lulus, terbanyak dibandingkan daerah lain.
Baca Juga: Alasan Pengibaran Foto Prabowo di HUT Kemerdekaan RI ke-81 Mensesneg: Itu Bentuk Kebanggaan
Tidak hanya itu, pada tahun ini juga, ratusan sekolah di Jember akan direnovasi secara masif.
"Merdeka itu juga dimaknai keadilan, dan keadilan itu dimaknai juga adalah kemudahan akses. Tidak cuma yang di kota, tetapi juga yang ada di desa," pungkasnya. ***



