POJOKSATU.id, JEMBER – Upaya pencarian terhadap korban tenggelam akibat gulungan ombak ganas di Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, akhirnya membuahkan hasil.

Korban berinisial F-K (26), pemuda asal Kecamatan Jombang, ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa pada Senin (31/8/2026) dini hari.

Tragedi liburan maut ini menemui titik terang berkat ketidaksengajaan seorang warga.

Baca Juga: Wagub Jatim Ungkap 19 Lembaga Pendidikan Terdampak Keracunan MBG dari SPPG Kalitengah

Tubuh pemuda malang tersebut pertama kali dilihat oleh seorang nelayan setempat yang tengah mencari udang kecil di pesisir pantai sekitar pukul 03.30 WIB.

"Tadi ditemukan oleh nelayan pencari udang kecil. Pada saat yang sama juga ada Tim SAR Gabungan yang masih siaga melakukan proses pencarian. Kebetulan keluarga korban juga berada di area lokasi penemuan," ungkap salah seorang sumber di lokasi kejadian.

Usai ditemukan, jenazah korban tidak serta-merta langsung dievakuasi.

Baca Juga: Bukan 293, Kini 500 Santri Tumbang Usai Santap MBG, SPPG Kalitengah Disuspend

Tim SAR Gabungan yang berada di lokasi segera melakukan proses identifikasi untuk mencocokkan ciri-ciri fisik jasad tersebut.

Setelah dipastikan bahwa jasad itu benar adalah F-K, petugas langsung mengurus proses serah terima.

Sumber tersebut menambahkan bahwa setelah identifikasi selesai, jenazah langsung dibawa pulang oleh pihak keluarga dengan pendampingan penuh dari Tim SAR Gabungan agar bisa segera disemayamkan.

Baca Juga: MBG Bikin Santri Tumbang, BBPOM Turun Tangan: Ada Apa dengan Dapur SPPG?

Dikonfirmasi secara terpisah, anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Wilayah Barat, Viky Renggong, membenarkan kabar penemuan korban tenggelam yang sempat menggegerkan warga pada Senin dini hari tersebut.

Viky menjelaskan bahwa posisi korban telah bergeser cukup jauh dari titik awal hilangnya akibat kuatnya tarikan arus pantai selatan.

"Kurang lebih jenazah ditemukan pada jarak 1 kilometer dari lokasi awal tenggelam, tepatnya di sisi timur. Saat ini korban sudah dibawa ke rumah duka," jelas Viky saat dikonfirmasi, Rabu (2/9/2026)

Sebagai informasi, insiden nahas yang merenggut nyawa F-K ini terjadi pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 15.50 WIB.

Sore itu, korban diketahui tengah menghabiskan waktu berlibur bersama keluarganya.

Baca Juga: Pendaftaran Relawan Pajak Renjani 2026 Resmi Dibuka, Cek Cara Daftar dan Jadwal Lengkapnya

Namun nahas, saat sedang berada di area pantai, korban tiba-tiba tergulung ombak besar dan terseret arus ke tengah laut hingga dinyatakan hilang dan akhirnya ditemukan meninggal dunia. ***