POJOKSATU.id, JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) tengah mematangkan rencana besar untuk mewadahi kreativitas anak muda. 

Baperida memberi bocoran jika akan segera membangun Jember Creative Center (JCC).

Kepala Bapperida Jember, Arief Tyahyono, memaparkan bahwa JCC diproyeksikan menjadi pusat aktivitas dan inkubasi bagi sembilan sub-sektor ekonomi kreatif di Jember. 

Baca Juga: Longsor Kutawaringin Ditangani Gotong Royong, KDS Siapkan Bantuan Rumah hingga Perbaikan Irigasi

Nantinya, pusat kreativitas pemuda ini akan dipusatkan di eks Gedung Jember Nusantara.

"Malang punya MCC (Malang Creative Center), di mana pusat kegiatan anak muda ada di sana semua. Nah, merujuk itu, Jember ini akan membuat namanya Jember Creative Center," ungkap Arief dalam rapat pembahasan RKA P-APBD 2026 bersama Komisi C DPRD Jember, Kamis, (10/9/2026).

Arief menjelaskan, gagasan seperti JCC dan berbagai kebijakan inovatif daerah lainnya kini tidak bisa lagi dieksekusi secara serampangan.

Baca Juga: Isi Lengkap SE BKN Nomor 7 Tahun 2026? Ini Tautan Akses Dokumen Resminya!

Setiap rumusan kebijakan harus didasari oleh landasan riset dan kajian yang komprehensif.

Kebutuhan riset berbasis data inilah yang membuat usulan anggaran kajian Bapperida disetujui naik signifikan pada P-APBD 2026.

"Alhamdulillah di perubahan anggaran ini ada penambahan. Kami usulkan kalau tidak salah satu setengah miliar, tapi ternyata yang di-notice itu dua kali lipatnya, tiga koma sekian miliar. Karena banyak kegiatan yang harus diawali dengan kajian dan FGD," beber Arief.

Baca Juga: Musda Golkar Purwakarta Belum Pasti Kapan Digelar, Anne Prediksi Akhir Bulan Ini

Langkah Bapperida yang mulai mengedepankan riset untuk setiap perencanaan ini mendapat respons positif dari legislatif.

Ketua Komisi C DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo, menegaskan bahwa landasan riset sangat krusial agar arah pembangunan Jember tidak melenceng.

"Kami kemarin menyampaikan juga di Badan Anggaran, kita butuh kajian-kajian itu bukan hanya untuk tahun ini saja, tapi untuk rancangan di tahun-tahun berikutnya juga," tegas Ardi.

Terkait wacana Jember Creative Center, Ardi sangat mendukung penuh inisiatif tersebut. 

Ia bahkan mengenang memori saat Komisi C melakukan studi banding ke pionir creative hub di Jawa Barat yang digagas pada era kepemimpinan Ridwan Kamil.

Baca Juga: Area Pencarian Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Banten Diperluas, SAR kini Bergerak ke Arah Utara Sekitar Gunung Krakatau

"Karena di Malang ada MCC, terus kita dulu pertama kali juga pernah ke Jawa Barat waktu Bapak Ridwan Kamil masih wali kota. Kita ke sana dulu dan itu menjadi contoh yang sangat baik. Mudah-mudahan kita nanti juga perbandingannya (studi rujukan) bisa ke sana juga," tutur Ardi.

Ardi juga berharap warisan pondasi riset dan wadah kreativitas pemuda ini bisa segera direalisasikan dengan matang. ***