POJOKSATU.id, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember melalui program Homecare terus mengintensifkan layanan kesehatan jemput bola bagi warga rentan dan lansia di pelosok desa.
Kali ini, Bupati Jember, Gus Fawait, turun langsung mendampingi tim medis mengunjungi Mbah Rukati (73), lansia yang tinggal sebatang kara di Dusun Yosorati, Desa Rowotengah, Kecamatan Sumberbaru.
Dalam kunjungan yang berlangsung di sela-sela agenda "Bunga Desaku" tersebut, Gus Fawait membawa serta dokter spesialis untuk melakukan observasi dan penanganan medis secara gratis di kediaman Mbah Rukati.
Baca Juga: Jelajahi Keindahan NTT dengan Tour Labuan Bajo dan Komodo Trip dari Tourbajonesia
Dari hasil pemeriksaan, Mbah Rukati didiagnosis menderita hipertensi.
Kepada tim medis, lansia tersebut juga mengeluhkan gejala demam (panas) dan pusing (ngelu). Keterbatasan fisik dan akses membuatnya kesulitan untuk pergi ke fasilitas kesehatan terdekat.
"Nggih, matur nuwun. Saya sangat bersyukur karena ada yang merawat dan ada yang mengontrol kesehatan saya," ungkap Mbah Rukati usai menerima penanganan medis dari dokter spesialis di rumahnya.
Baca Juga: Evaluasi Kinerja Jadi Syarat Utama PPPK Paruh Waktu Diangkat Menjadi Penuh Waktu
Selain memastikan warga rentan mendapat penanganan medis yang layak, Bupati Gus Fawait juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako.
Bantuan logistik ini ditujukan untuk menjamin ketersediaan pangan Mbah Rukati sehari-hari.
Kondisi ekonomi Mbah Rukati terbilang memprihatinkan.
Baca Juga: Kabar Baik TPG, Tunjangan Profesi Guru untuk Guru TK di Bekasi Mulai Cair Lewat Bank BJB
Sehari-hari, ia mengandalkan penghasilan dari mencari rumput (ngarit) yang biasa dijual seharga Rp 10.000 hingga Rp 15.000.
Namun, musim kemarau yang berkepanjangan memaksanya berhenti bekerja karena rumput tidak tumbuh.
Ia juga hidup memprihatinkan lantaran harus tinggal sendirian.
Sang anak kini tinggal bersama keluarganya di tempat lain, sementara suaminya telah meninggal dunia lebih dari 10 tahun silam.
Mendiang suaminya diketahui meninggal dunia karena sakit tanpa sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit akibat keterbatasan biaya saat itu.
Baca Juga: Resmi Dibentuk, TP2SR Kemensos Segera Susun Program Percepatan dan Pengawasan Sekolah Rakyat
Melalui program Homecare ini, Pemkab Jember berupaya memastikan tidak ada lagi masyarakat rentan, khususnya lansia sebatang kara, yang terabaikan dari hak pelayanan kesehatan dan jaring pengaman sosial.
Langkah jemput bola ini ditargetkan mampu memetakan sekaligus memberikan solusi cepat bagi warga miskin di Jember. ***



