POJOKSATU.id - Sejumlah siswa Sekolah Dasar Negeri Pangongseyan 1 di wilayah Sampang, Madura, Jawa Timur terpaksa menjalani proses belajar di tempat parkiran.
Hal ini lantaran ruang kelas di sekolah tersebut mengalami kerusakan cukup parah.
Bahkan ada ruangan kelas tak layak pakai, sehingga demi keamanan dan kenyamanan kegiatan belajar pun dialihkan ke lokasi parkir.
Ruangan kelas tersebut bagian atapnya bahkan sudah roboh dan jatuh ke lantai ruang kelas.
Selain itu, dinding-dinding ruangan kelas pun terlihat lapuk dan usang.
Baca Juga: Lakukan Kesalahan saat Pengisian DRH Bisa Batalkan Kelulusan CPNS? Begini Ternyata Aturannya!
Salah satu siswa mengaku belajar di tempat parkiran motor tidak menyenangkan namun ia terpaksa karena kondisi ruang kelas yang tidak memadai.
Ruang kelas yang sebelumnya digunakan untuk belajar kondisinya sudah rusak dan nyaris roboh.
Para siswa hanya bisa berharap sekolah mereka segera mendapat perbaikan.
Tidak hanya satu ruang kelas saja yang rusak ruang kelas lain juga mengalami kerusakan dan tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar.
Pihak sekolah mengaku bila kondisi hujan para siswa terpaksa dipulangkan lebih awal karena gedung sekolah bocor.
Baca Juga: Mensos Resmikan 200 Rumah Tahan Gempa untuk Korban Cianjur, Hasil Kolaborasi Indonesia dan UEA
Selain itu pihak guru juga khawatir anak didiknya akan terkena runtuhan bangunan gedung sekolah jika bangunan terkena angin kencang.
Pihak sekolah telah melaporkan kepada Dinas Pendidikan setempat termasuk mengajukan perbaikan pada 2 tahun lalu.
Bahkan dikabarkan gedung sekolah ini sudah diprioritaskan untuk segera dibangun atau diperbaiki, namun hingga saat ini belum terlaksana.
"Sebenarnya rusaknya rusak semua. Sudah saya laporkan ke Dinas Pendidikan, alhamdulillah malah diprioritaskan," kata Masku, Kepsek SDN Pengongseyan 1.
Bahkan pihak terkait telah melakukan peninjauan terhadap bangunan SDN Pangongseyan 1 tersebut.***



