POJOKSATU.ID, Sersan Mayor (Purn) Mohammad Masruchin, 62 Tahun adalah seorang pensiunan perwirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI), juga penghafal Alquran atau hafiz yang belajar di pos-pos satpam.
Dalam riwayat hidupnya, Mohammad Masruchin. Dulunya, ia pernah bertugas di Yonif Lintas Udara 503/Mayangkara (sekarang Yonif Para Raider 503/Mayangkara).
Dikutip dari www.myedisi.com sebelum menjadi penghafal Al Quran. Ia mulai belajar menghafal Al Quran sejak pensiun dari TNI.
"Saya mulai belajar menghafal Alquran itu sejak pensiun dari TNI, Belajar itu tidak memandang usia," ucapnya, dilansir Pojoksatu.di, Jumat (3/11/2023).
Baca Juga: 71 Produk Pro Israel yang Masuk ke Indonesia, Eh...Banyak Dikonsumsi Masyarakat, Cek Disini Lengkap
"Proses belajar itu juga dimulai di pos-pos satpam. Alhamdulillah, karena ridho Allah kini saya bisa menghafal 30 juz," tambah Mohammad Masruchin.
Tak hanya itu, Masruchin juga dinobatkan sebagai wisudawan penghafal Alquran tertua di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Diketahui, Sersan Mayor (Serma) masuk dalam golongan Bintara. Letaknya satu tingkat di atas Sersan Kepala (Serka) dan setingkat di bawah Pembantu Letnan Dua (Pelda).
Usai pensiun sebagai prajurit TNI pada 2004, Masruchin lantas mengabdikan diri sebagai staf keamanan di Pondok Pesantren Madrasatul Quran Tebuireng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Di pondok itulah ia menjalankan aktivitas sehari-hari sebagai seorang satpam penjaga pondok pesantren.
"Saat menjadi satpam itu, saya melihat para santri yang usianya masih belasan tahun, tapi sudah hafal Alquran. Dari itulah tergerak hati saya untuk belajar menghafal Alquran. Waktu itu sekitar tahun 2011," sebutnya.




