POJOKSATU.id, JEMBER – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember di bawah kepemimpinan Bupati Gus Fawait dalam memajukan sektor pendidikan kian terlihat nyata.

Lewat program unggulan Beasiswa Cinta Bergema, Pemkab Jember resmi menggelontorkan dana fantastis sebesar Rp91,1 miliar untuk periode anggaran 2025-2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tyahyono, menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran dana beasiswa transparan dan benar-benar tepat sasaran.

Baca Juga: Pameran Rumah Impian Vol. IV Dibuka di Garut, Ada Kabar Baik soal BPHTB Rumah Subsidi

Ia menjelaskan bahwa animo mahasiswa sangat tinggi, terbukti dengan pendaftar tahun 2025 yang mencapai 17.351 orang dari 103 perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

"Setelah proses penyaringan ketat, sebanyak 7.037 mahasiswa berhasil menerima kucuran dana dengan total realisasi mencapai Rp31,99 miliar," ujar Arief saat dikonfirmasi.

Proses validasi dan penyaringan data terus diperbarui memasuki awal tahun 2026.

Baca Juga: Indramayu Reang Bergerak Cepat, Mulai Lumbung Pangan Nasional Hingga Kawasan Industri

Secara tidak langsung, Arief menguraikan bahwa dari validasi tersebut, sebanyak 6.562 penerima lama dinyatakan berhak mendapatkan dana lanjutan.

Dana tersebut dicairkan dalam dua tahap, yakni Tahap I senilai Rp25 miliar dan Tahap II sebesar Rp18,9 miliar.

Di tahun yang sama, Pemkab Jember juga kembali membuka pintu bagi pelamar baru.

Baca Juga: Korban Demo 27 Agustus 2026, Massa Tak Jelas Bakar 2 Motor 1 Pos Polisi, 7 Mobil Dirusak

Dari 11.469 pendaftar, terpilih 4.200 mahasiswa baru yang mendapatkan sokongan anggaran tambahan senilai Rp15,3 miliar.

Jika diakumulasikan, total mahasiswa Jember yang telah merasakan manfaat beasiswa ini menembus 11.237 orang.

Capaian ini menjadi angin segar karena sudah melampaui 50 persen dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jember yang mematok angka 20 ribu penerima.

Gebrakan pendidikan Pemkab Jember rupanya tidak berhenti di level perguruan tinggi.

Pemerintah daerah juga mengebut pembenahan sarana fisik sekolah.

Baca Juga: Uji Coba LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai, Tarifnya Hanya Rp 8 Saja, Murah Banget

Arief menyebutkan bahwa pada tahun 2025, pihaknya telah menuntaskan renovasi 124 gedung sekolah.

Langkah ini kemudian berlanjut pada tahun 2026 dengan perbaikan 256 lembaga pendidikan hasil kolaborasi bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Menurut Arief, pembangunan infrastruktur sekolah dan penyaluran beasiswa ini merupakan satu kesatuan skema terpadu dari pemerintah daerah untuk merombak wajah pendidikan Jember.

Baca Juga: Lagi-lagi Pos Polisi Kolong Slipi Dibakar, Massa Cenderung Usia Remaja

“Karena ini untuk menciptakan lingkungan belajar yang ideal dan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda daerah,” pungkas Arief. ***