POJOKSATU.id, JEMBER - Kekeringan panjang yang melanda Lingkungan Pelinggian, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, membuat puluhan keluarga di wilayah tersebut kini sepenuhnya bergantung pada bantuan air bersih.

Merespons krisis air darurat ini, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember terus bersiaga.

Terbaru, petugas kembali menyalurkan sebanyak 5.000 liter air bersih yang sudah memasuki distribusi tahap ke-18, Kamis, (10/9/2026).

Baca Juga: IHSG Tertekan 1,33 Persen, BBRI Jadi Beban Terbesar dan Level 6.529 Mulai Diuji

Anggota TRC BPBD Jember, M. Agus Shofarudin, mengungkapkan bahwa penyaluran pasokan air ini dilakukan berdasarkan permohonan resmi dari pihak Kelurahan Antirogo, yang kemudian langsung ditindaklanjuti dengan asesmen lapangan.

"Hasil asesmen menunjukkan warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat dampak musim kemarau. Karena itu, distribusi air bersih direkomendasikan untuk dilakukan secara berkala," jelas Agus.

Penyaluran bantuan air bersih kali ini difokuskan bagi 90 kepala keluarga (KK) yang terdampak cukup parah.

Baca Juga: Link Download Perangkat Ajar Deep Learning SD Lengkap Semua Kelas dan Mapel, Gratis untuk Guru

Puluhan warga tersebut tersebar di dua titik utama, yakni 50 KK di wilayah RT 02/RW 08 dan 40 KK di kawasan RT 02/RW 07 Lingkungan Pelinggian.

Guna memperlancar proses distribusi, kegiatan ini turut didukung oleh BPBD Provinsi Jawa Timur.

Selain armada tangki, petugas juga telah menyiagakan empat buah tandon berkapasitas masing-masing 1.200 liter di lokasi kejadian untuk memudahkan penampungan.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Bagikan 11 Ribu Masker Respons Erupsi Gunung Anak Krakatau

Fasilitas tersebut merupakan bantuan gabungan, di mana dua tandon disediakan oleh BPBD dan dua lainnya dari Palang Merah Indonesia (PMI).

Agus memastikan, bantuan air bersih ini akan terus digelontorkan selama kondisi kemarau masih menyulitkan warga dalam memenuhi kebutuhan dasarnya.

Rencananya, pengiriman pasokan berkapasitas 5.000 liter tersebut akan bergulir rutin setiap dua hari sekali.

"Distribusi akan dilakukan secara berkala, terutama ke wilayah yang masih mengalami kesulitan air bersih," imbuhnya.

Sebagai catatan tambahan, dengan adanya suplai pada hari Kamis tersebut, total kumulatif bantuan air bersih yang telah didistribusikan untuk warga Antirogo sejauh ini telah menembus angka 82.500 liter.

Baca Juga: Sosok Willi Mbuik ASN yang Gugur Ditembak KKB, Si Bungsu yang Suka Telpon Ayah Usai Terima Gaji

Langkah tanggap darurat yang berjalan kondusif dengan melibatkan elemen PMI, ketua RW, serta warga setempat ini diharapkan mampu menjadi solusi sementara yang meringankan beban masyarakat di tengah puncak musim kemarau. ***