POJOKSATU.id, JEMBER – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember memastikan seluruh mesin pencetak dan alat perekaman data kependudukan dalam kondisi siap pakai dan optimal.

Langkah ini guna menunjang keberlangsungan program inovasi Peta Cinta (Pelayanan Tuntas Cetak KTP di Masing-masing Kecamatan), 

Kepala Dispendukcapil Jember, Bambang Saputro, menjelaskan bahwa sebagian besar sarana perekaman dan pencetakan KTP-el di tingkat kecamatan baru saja diremajakan pada akhir tahun 2025 lalu. 

Baca Juga: Satu Kapal, Dua Kasus Narkoba? BNN Bongkar Jejak MV Ocean Porter Bawa 2,6 Ton Sabu Cair

Langkah peremajaan ini diambil karena peralatan lama pengadaan tahun 2019 sudah banyak yang mengalami penurunan performa.

"Peralatan pencetakan dan perekaman KTP ini baru dibeli pada akhir tahun 2025 lalu. Jadi kondisinya saat ini masih gress (baru) dan sangat layak untuk melayani masyarakat di kecamatan-kecamatan," ungkap Bambang saat dikonfirmasi.

Bambang menguraikan, hadirnya peremajaan alat tersebut membuat inovasi Peta Cinta yang diluncurkan sejak 5 Januari 2026 bisa berjalan masif. 

Baca Juga: Jelang Muktamar ke-35 NU, Forum Ulama Nahdliyyin Serukan Penolakan Politik Uang dalam Sistem AHWA

Pada awal peluncuran program, antusiasme warga membuat angka pencetakan KTP-el sempat melonjak hingga 2.000 keping per hari di seluruh kecamatan. 

Saat ini, angka tersebut telah stabil di kisaran 600 hingga 700 keping pencetakan per hari.

Selain mesin cetak di kantor kecamatan, Dispendukcapil Jember juga telah mengoperasikan sebanyak 15 unit peralatan perekaman KTP-el model portable atau berbentuk koper. 

Baca Juga: Hotspot Karhutla Turun 56 Persen, Tapi 12.880 Personel Masih Dikerahkan di Kalimantan

Alat ini disiapkan khusus untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan pelayanan khusus di lapangan.

"Kami memiliki 15 unit peralatan perekaman portable berbentuk koper. Alat ini sangat memudahkan petugas saat melakukan pelayanan jemput bola, terutama ketika bersinergi dengan program Home Care untuk melayani warga lansia atau sakit," jelas Bambang.

Meski layanan pencetakan KTP-el kini telah disebar ke kecamatan, Bambang memberikan catatan khusus untuk tiga kecamatan wilayah kota. 

Pengajuan dokumen tetap dilayani di tingkat kecamatan dan kelurahan setempat, namun proses pencetakan fisik KTP-el difokuskan di Kantor Dispendukcapil Jember.

Ke depan, Pemkab Jember juga telah mengajukan permohonan dukungan tambahan peralatan perekaman mobile kepada Dirjen Dukcapil Kemendagri untuk memperkuat jangkauan pelayanan hingga ke pelosok desa. ***