POJOKSATU.id, JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus memperluas jangkauan jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu melalui program Homecare.
Program inovatif yang diinisiasi oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait) tersebut dirancang khusus untuk memberikan akses pelayanan medis secara langsung ke rumah warga.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Jember, Deni Irawan, mengungkapkan bahwa layanan ini telah berjalan efektif selama lebih dari dua bulan.
Hingga akhir September 2026, program Homecare tercatat telah berhasil menyasar sekitar 25 ribu warga kurang mampu di berbagai penjuru Kabupaten Jember.
"Jadi angka 25 ribu ini sasaran yang telah ditetapkan sesuai dengan data masyarakat kurang mampu," ujar Deni Irawan saat memberikan konfirmasi, Rabu (30/9/2026).
Deni menjelaskan bahwa puluhan ribu sasaran tersebut secara berkala didatangi langsung oleh tim tenaga kesehatan untuk dipantau perkembangan kondisi fisiknya.
Kategori penerima manfaat program ini difokuskan pada kelompok rentan desil 1 dan 2, seperti penyandang disabilitas, lansia tunggal, ibu hamil risiko tinggi, anak stunting, hingga tokoh agama.
Meski diprioritaskan untuk warga yang masuk dalam data desil 1 dan 2, Pemkab Jember menegaskan tetap memberi pelayanan bagi masyarakat kurang mampu di lapangan yang belum terdata secara resmi.
"Pasti di lapangan kita temukan ada masyarakat yang masuk dalam kategori tetapi tidak masuk desil tetap kita berikan pelayanan, kemudian selanjutnya disarankan untuk mendaftar ke Wadul Gus’e agar bisa diberikan pelayanan Homecare jika benar-benar membutuhkan," jelas Deni.
Baca Juga: Respon Tuntutan Pedagang Pasar Tanjung, Pemkab Jember Resmi Balik Arus Lalu Lintas Jalan Samanhudi
Petugas di lapangan bahkan secara aktif akan membantu proses pengurusan syarat pendaftaran administrasi agar seluruh pasien yang membutuhkan dapat terlayani tanpa hambatan.
Ke depan, program layanan kesehatan jemput bola ini ditargetkan mampu memperluas daya jangkau pelayanannya secara masif hingga menyentuh angka 100 ribu sasaran.
Rencana ekspansi jangkauan pelayanan skala besar tersebut telah mendapat perhatian khusus serta dukungan penuh dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.
"Ke depan keinginan Gus Bupati agar bisa menyasar sekitar 100 ribu sasaran, namun untuk sampai target tersebut membutuhkan dorongan dari Kemenkes, alhamdulillahnya Kemenkes akan membantu agar bisa mencapai target tersebut," tutur Deni menambahkan.
Melalui keberlanjutan program Homecare ini, Pemkab Jember berharap beban ekonomi masyarakat dapat berkurang sekaligus meningkatkan taraf kesehatan warga kurang mampu secara merata. ***



