POJOKSATU.id - Jumlah pengungsi dan rumah warga yang rusak akibat tanah bergerak di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah terus bertambah.

Hingga hari ini, Minggu (20/4) tercatat 112 rumah rusak dan 383 jiwa mengusi.

Dalam video yang merekam detik-detik peristiwa tanah bergeran di Brebes yang terjadi pada 17 April lalu terlihat kepanikan warga.

Peristiwa itu terjadi tepatnya di Desa Mendala, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes.

Genting atap rumah warga berjatuhan akibat tanah yang labil.

Sejumlah rumah retak dan ambruk. Warga pun berusaha menyelamatkan diri menghindari bangunan yang runtuh.

Baca Juga: Lisa Mariana Tantang Tes DNA untuk Buktikan Darah Daging Ridwan Kamil Usai Somasi Tak Digubris

Seluruh warga yang terdampak kini ditempatkan di posko pengungsian di lapangan futsal desa setempat.

"Kejadiannya itu mulai tanggal 17 April ini sekitar jam 02.00 malam. Ini menurut warga itu terdapat gempa. Masyarakat itu tidak sadar bahwa ini adalah gejolak tanah bergerak," kata Muhammad Basori, Kepala Desa Mendala.

Pemerintah setempat kini tengah berfokus melakukan evakuasi demi keselamatan warga.

"Kami dari pemerintahan desa, pemerintahan Kabupaten Brebes dan pemerintahan provinsi kemarin juga melakukan yang namanya evakuasi keselamatan untuk warga terlebih dahulu," lanjutnya.

Musibah tanah bergerak di Brebes terjadi sejak Kamis 17 April 2025 lalu dan area pergerakannya masih terus meluas.***